Qiao En  – NTD

Departemen Pertahanan AS pada Kamis 19 Agustus, memperbarui kemajuan operasi evakuasi di Afghanistan selama lima hari terakhir, lebih dari 7.000 warga sipil telah dievakuasi dari Afghanistan. 

Mayor Jenderal Angkatan Darat AS, William Taylor berkata  “Sejak evakuasi dimulai pada 14 Agustus, pihaknya telah mengevakuasi total sekitar 7.000 orang melalui udara.”

Untuk mempercepat evakuasi, militer AS meningkatkan frekuensi dan kapasitas pesawat angkut sekaligus mempercepat operasi. Dalam 24 jam terakhir, total 13 pesawat angkut C-17 mengangkut tentara dan peralatan ke Kabul, sementara 12 pesawat angkut membawa lebih dari 2.000 orang keluar dari Afghanistan.

Pada saat yang sama, militer AS terus memperkuat keamanan Bandara Kabul. Jumlah pasukan AS yang membantu dalam misi evakuasi telah mencapai 5.200 pasukan. USS Ronald Reagan juga mengirimkan beberapa jet tempur F-18 untuk memantau langit di atas Kabul. 

Meskipun Biden  menyatakan bahwa dia akan mengatur agar tentara tetap berada di Afghanistan sampai semua orang Amerika dievakuasi, Pentagon belum menerima instruksi yang jelas.

Juru Bicara Pentagon John Kirby mengatakan: “Batas waktu belum diubah. Kami berkomitmen untuk memindahkan sebanyak mungkin orang keluar dalam batas waktu.”

Pentagon menyatakan bahwa, jika tenggat waktu penarikan akhir akan diubah, Amerika Serikat terikat untuk bernegosiasi dan berkomunikasi dengan Taliban, tetapi saat ini belum melakukan dialog dengan Taliban dalam hal ini. (hui)

Share

Video Popular