Erabaru.net. Seekor kucing kucing oranye bernama Oliver sedang dalam tahap pemulihan setelah dipanah di lehernya oleh tetangganya.

Eric Erickson dari East Tawas, Michigan, kembali ke rumah pada 15 Juli dan menemukan Oliver di teras depan dengan panah mencuat dari kepalanya.

Dia bergegas menghampiri kucing kesayangannya dan terkejut menemukan dia masih hidup.

Oliver menghabiskan beberapa hari berikutnya di Rumah Sakit Hewan Tawas sebelum kembali ke rumah bersama ayahnya.

Erickson mulai menelepon tetangganya untuk melihat apakah ada yang tahu apa yang terjadi pada kucing manisnya. Ternyata salah satu tetangganya adalah pelakunya dan dia mengakuinya kepada Erickson melalui telepon.

“Dia mengklaim ‘dia menembak kucing itu, dengan panah, untuk melindungi kucingnya sendiri pada 11 Juli 2021’,” kata Erickson kepada penyelidik.

Ayah yang marah itu turun ke media sosial untuk berbagi pengalaman traumatisnya. Dia tidak percaya Oliver selamat dan memanggilnya “pejuang” karena berhasil berjuang selama empat hari sebelum kembali ke rumah.

Kucing itu sedang dalam tahap pemulihan dengan cepat dan sepertinya sudah kembali ke dirinya yang dulu. Erickson memposting pembaruan di Facebook yang mengatakan,: “Dia punya cukup banyak obat-obatan dan saya harus terus mengawasinya. Dia juga langsung pergi mencari makanan!”

Oliver telah menjadi kucing di luar rumah selama bertahun-tahun, tetapi ayahnya berkata,: “Dia pasti akan menjadi kucing di dalam rumah untuk saat ini.”

Investigasi yang dilakukan oleh Kantor Sheriff Iosco County menghasilkan surat perintah yang dikeluarkan untuk wanita yang bertanggung jawab. Taylor R. Shipman didakwa dengan kejahatan karena menyiksa binatang dan menghadapi hukuman empat tahun penjara.

Menurut polisi, dia menyerahkan diri pada 26 Juli dan dibebaskan dengan uang jaminan 10.000 dollar (sekitar Rp 144 juta).

Iosco County Humane Society maju untuk membantu dengan membuat penggalangan dana untuk membantu menutupi biaya pengobatan Oliver. Mereka juga berbagi perasaan mereka tentang situasi tersebut : “Kami merasa jijik dan marah seperti banyak orang lain yang mengetahui situasi ini dan kita harus melakukan sesuatu! Kami di ICHS tidak memaafkan segala jenis kekejaman terhadap hewan terutama sebesar ini. Ini tidak bisa diterima. Oliver adalah kucing lembut ramah yang sangat dicintai oleh pemiliknya,”

Erickson mengatakan dia berterima kasih atas dukungan semua orang dan senang melihat “masih ada orang baik” di dunia. (lidya/yn)

Sumber: familypet

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular