Erabaru.net. Claire Jones dari Wales memakan apa pun yang dia inginkan dalam hidupnya, dan tidak pernah memakan sayuran. Ketika berat badannya melonjak hingga lebih dari 136 kg, dia memutuskan untuk membuat perubahan di musim panas.

Ibu dua anak berusia 48 tahun dari Trehafod, Rhonnda, Inggris, mengatakan bahwa kebiasaan makannya terbentuk sejak usianya masih sangat muda, ketika ayahnya tidak pernah melarangnya untuk makan apa pun. Dia hidup dengan kentang goreng, roti, kue kering, dan minuman ringan.

“Semua yang saya makan tidak benar. Saya bahkan meminum Coke sampai itu keluar dari telinga saya..” katanya. “Dan, sampai saat ini, saya tidak pernah memakan sayuran sepanjang hidup saya-bahkan wortel.”

Kebiasaan makan Claire sebagian dipengaruhi oleh penyakit Crohn-nya, yang dapat diperburuk oleh sayuran.

Menurut laporan Welsh Online, setelah didiagnosis dengan penyakit Crohn pada 2010, dia biasa meminum 53 pil sehari dan menerima suntikan setiap dua minggu.

Kondisi ini juga membuat dirinya akan sangat lelah saat berolahraga, bahkan dia harus berkendara untuk menjenguk ibunya yang hanya berjarak 25 rumah darinya. Meskipun dia bisa saja berjalan kaki, dia mengatakan bahwa dirinya akan merasa sesak napas.

“Penyakit Crohn benar-benar membuat Anda kelelahan, ditambah berat badan saya yang membuat punggung saya bermasalah dan membuat olahraga sangat sulit,” katanya.

Claire akhirnya memiliki berat 141 kg.

Setelah bertemu dengan beberapa wanita yang berencana mengikuti kursus penurunan berat badan pada Januari 2019 , dia memutuskan untuk melakukan perubahan.

Mengutip dari Welsh, Claire mengatakan: “Saya membawa putri saya ke pelatihan pemandu sorak dan mendengar ibu-ibu lain berbicara tentang kursus penurunan berat badan di Pontygwaith Community Centre. Mereka bertanya apakah saya mau ikut.”

“Saya pikir, ‘Mengapa tidak?’ Tapi saat saya tiba di sana lebih awal, duduk di luar dan menangis tak terkendali.”

“Saya takut masuk, takut gagal. Saya juga takut dihakimi orang lain.”

“Tubuh sebesar itu membuatku sangat frustrasi. Meskipun aku sering tampil acuh tak acuh, dipanggil gemuk benar-benar menyakitiku.”

Namun, dia mengumpulkan keberanian untuk berpartisipasi dalam kelas penurunan berat badan. Itu berhasil.

“Tapi sekarang, saya akui bahwa saya menyukai hal-hal semacam ini, tetapi saya masih harus mencelupkan banyak saus mint sebelum saya bisa memakannya,” tambahnya.

Sejak awal perjalanan penurunan berat badannya, pada Desember 2020, Claire telah kehilangan 52 kg dan beratnya hanya 89 kg. Dia mengatakan bahwa tujuannya untuk musim panas adalah kehilangan 76 kg, menambahkan bahwa dia tidak ingin terlalu kurus

“Saya senang bahwa saya bisa bertahan karena saya tidak pernah berpikir saya akan melakukannya,” katanya. “Saya merasa luar biasa.” (lidya/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular