Erabaru.net. Tiongkok memiliki 56 suku bangsa yang masing-masing punya adat istiadat dan ciri khas budaya masing-masing. Ada banyak ras di dunia, orang Tionghoa termasuk ras kuning, orang Barat termasuk ras putih, dan seterusnya. Tetapi ada pengecualiannya yaitu ada satu-satunya ras kulit putih di Tiongkok. Mereka cantik dan tampan, mereka tidak mau menikah dengan etnis lain. Mengapa demikian ? Mari kita ikuti ulasan berikut ini.

Mereka adalah warga Daerah Otonomi Taxkorgan Tajik yang terletak di wilayah barat Provinsi Xinjiang. Masyarakat yang tinggal di sana adalah etnis Tajik yang termasuk ras kulit putih, dan populasi etnis Tajik adalah sekitar 50.000 jiwa.

Ada dua arti tentang Tajik, pertama adalah nama orang “Tat” di suku Arab kuno dan orang Turki di Asia Tengah pada abad ke-11.

Arti kedua adalah bahwa Tajik itu berasal dari kata Taji yang berarti mahkota.

Mereka pandai menyanyi dan menari, sering mengadakan berbagai pesta untuk festival, mereka juga sangat ramah, antusias dan hangat dalam melayani turis asing yang datang.

Mereka berhubungan baik, bersatu dan juga saling membantu sesama tetangga. Selain itu, dari segi tata krama, mereka juga cukup memperhatikan setiap detail dari sopan santun, oleh karena itu sebelum berwisata ke daerah mereka, disarankan untuk lebih dahulu memahami beberapa budaya maupun kebiasaan-kebiasaan mereka.

Masyarakat setempat akan mengadakan pesta pernikahan yang sangat khas Tajik, yang telah dimasukkan dalam Daftar Warisan Budaya Non-benda Nasional.

Acara pernikahan semacam itu kaya akan konotasi budaya. Kabarnya pada hari pernikahan, mempelai pria harus tinggal di rumah mempelai wanita. Lalu pada keesokan harinya, mempelai pria baru membawa pasangan kembali ke rumahnya, dan mempelai pria harus berjalan di depan mempelai wanita saat menuju rumahnya.

Jika kebetulan melintasi depan rumah seseorang dalam perjalanan kembali ke rumah

pria, maka nyonya rumah tersebut akan menyodorkan semangkuk teh mentega (teh Tibet) ke pengantin pria untuk diminum, dan ia juga akan menaburkan tepung kepada pengantin pria.

Ketika mempelai wanita tiba di rumah mertuanya, pasangan harus memasuki pintu dengan menginjak handuk yang sudah disediakan terlebih dahulu. Pernikahan yang khas seperti ini sangat jarang terjadi. Adegan pernikahan etnis Tajik sangat meriah.

Namun, setelah diamati dengan cermat, semua orang akan menemukan bahwa baik mempelai pria maupun wanita adalah penduduk setempat.

Apa alasan mereka tidak menikah dengan warga etnis lainnya ? Ternyata alasan warga Tajik yang cantik-cantik dan tampan-tampan ini tidak bersedia kawin campur dengan etnis lainnya adalah untuk mempertahankan kemurnian darah generasi, lagipula mereka juga jarang berhubungan dengan orang di luar etnis mereka.

Namun sesungguhnya, sebagian besar etnis minoritas di daratan Tiongkok memiliki tradisi yaitu tidak atau menghindari kawin campur dengan warga asing.(sin/yn)

Sumber: aboluowang

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular