Erabaru.net. Seorang remaja laki-laki menyuntik dirinya sendiri dengan merkuri dalam upaya untuk memberikan dirinya kekuatan super.

Bocah 15 tahun itu dikatakan ingin meniru superhero Marvel X-Men Mercury, tetapi malah berakhir dengan borok menyakitkan di kulitnya yang tidak dapat disembuhkan.

Dia juga dilaporkan telah membiarkan laba-laba menggigitnya dengan harapan dia bisa menjadi seperti Spider-Man.

Kasus yang tidak biasa ini ditulis dalam sebuah laporan di Pusat Informasi Bioteknologi Nasional, yang merinci luka yang ditinggalkan oleh anak yang tidak disebutkan namanya itu setelah dia dengan sengaja menyuntikkan merkuri ke dalam tubuhnya.

 

Laporan tersebut menyatakan bahwa anak laki-laki itu mengunjungi pusat trauma di India dengan ‘beberapa borok yang tidak kunjung sembuh di lengan kiri bawah’ ‘dua bulan setelah suntikan’.

Petugas medis menduga bahwa penyalahgunaan zat mungkin menjadi faktor sehingga dilakukan evaluasi psikiatri. Pada tahap ini, anak muda itu mengungkapkan bahwa dia sengaja menyuntikkan dirinya sendiri dengan merkuri yang berhasil dia keluarkan dari termometer – setidaknya tiga kali.

Laporan selanjutnya mengatakan bahwa bocah itu ‘terinspirasi’ oleh karakter Marvel Mercury, dari franchise komik X-Men, juga menyebutkan sebuah film berjudul ‘X-Men Wolverine’ (kemungkinan besar X-Men Origins: Wolverine 2009).

Ia menambahkan: “Menariknya, dia memiliki sejarah masa lalu dengan mendapat banyak gigitan laba-laba untuk mensimulasikan Spider-Man.”

“Anehnya, dia tidak memiliki masalah kejiwaan lain dan memiliki IQ normal.”

Sekarang menyadari apa yang mereka hadapi, dokter melakukan pemeriksaan toksikologi untuk memeriksa kadar merkuri dalam darah remaja – untungnya suntikan bocah itu tidak mengenai pembuluh darah utama apa pun yang artinya dia hanya menyuntikkan merkuri tepat di bawah kulit.

Tapi anak itu belum sepenuhnya keluar dari bahayanya – boroknya harus diangkat, bersama dengan kulit di sekitarnya, dan dia harus menjalani ‘cangkok kulit split-thickness’. Syukurlah, setelah operasi dia sembuh dengan baik.

Penulis laporan mengatakan pasien dipantau untuk tanda-tanda keracunan merkuri tetapi pada pemeriksaan berikutnya ditemukan baik-baik saja.

Laporan tersebut menyatakan: “Pasien tidak memiliki tanda-tanda klinis keracunan kronis, membuktikan bahwa injeksi merkuri subkutan memiliki risiko rendah toksisitas sistemik, dan histopatologi memainkan peran penting dalam diagnosis.”

Dari berita ini, tidak perlu dikatakan lagi.. jangan coba ini di rumah. (lidya/yn)

Sumber: ladbible

Video Rekomendasi:

Share
Kategori: SERBA SERBI

Video Popular