Erabaru.net. Pada awal musim panas tahun ini, puing-puing dari sebuah perahu kayu bekas penduduk asli Amerika berhasil diangkat dari Sungai Chattooga di South Carolina, AS. Ini merupakan perahu kayu kedua yang ditemukan di sungai. Perahu kayu yang pertama ditemukan pada tahun 2004.

Media ‘National Daily’ yang mengutip ucapan arkeolog dari University of Southern California memberitakan bahwa perahu kayu itu mungkin berusia antara 200 hingga 250 tahun. Tetapi kebenarannya akan ditentukan setelah pengujian radiokarbon.

Dari ukiran gambar maupun pembuatan perahu kayu ini masih dapat terlihat dengan jelas adanya tanda-tanda penggunaan alat yang terbuat dari logam, seperti kapak, sehingga menunjukkan bahwa perahu kayu tersebut dibuat setelah kedatangan orang dari Eropa. Selain itu juga ditemukan adanya paku persegi terbuat dari logam pada salah satu ujung perahu tersebut.

Perahu kayu milik penduduk asli Amerika yang pertama ditemukan adalah perahu kayu yang dibuat pada tahun 1740-an, dengan panjang 9,5 meter. Sedangkan perahu kayu yang baru ditemukan ini berukuran sekitar 6,5 meter dan memiliki struktur yang lebih kasar. Karena itu perahu kayu terakhir ini diyakini lebih mungkin digunakan untuk mengangkut penumpang melintasi sungai daripada digunakan untuk mengarungi jeram Sungai Chattooga.

Setelah penemuan itu, dengan bantuan Institut Arkeologi dan Antropologi South Carolina dan Dinas Kehutanan AS, sekelompok sukarelawan mulai membentuk kembali perahu kayu. Mereka juga sengaja membawa serta pengaman sementara untuk memastikan agar struktur kayu tua yang mungkin sudah lapuk tidak menjadi hancur selama pengangkatan.

Setelah menyeberangi jeram menuju lokasi penemuan, mereka melepaskan ikatannya dan memasukkannya ke dalam pengaman buatan yang dibawa, lalu memulai perjalanan yang sulit, di sepanjang lereng bukit yang curam dan terjal, demi membawa keluar perahu dari sungai.

Chattooga Conservation Society memposting beberapa foto menarik di halaman Facebook mereka agar peminatnya dapat mengikuti perkembangan.

Pada 11 Agustus, mereka merilis foto terbaru yang menunjukkan bahwa para sukarelawan dengan susah payah mengangkat puing-puing bekas perahu kayu lewat lereng yang curam.

Dengan bantuan dari tim sukarelawan yang bekerja selama 4 hari, perahu kayu itu sekarang sudah siap menyeberangi sungai dan dibawa ke Georgia, dekat lokasi terakhir pengangkatan perahu. Tulis Chattooga Conservation Society.

Mengangkut perahu kayu ke tempat tersebut bukanlah tugas yang mudah — memindahkan perahu melewati medan yang curam dengan berjalan kaki, tetap berhati-hati dan waspada untuk menjaga agar perahu tidak rusak juga keselamatan anggota tim.

Mereka menambahkan bahwa salah seorang anggota tim, Eric Pierson telah merancang sistem katrol kabel dan jangkar untuk mengurangi pekerjaan yang sulit dan memastikan keselamatan barang temuan.

Tahap selanjutnya adalah melibatkan pemasangan perahu kayu dan pengaman sementara pada perangkat pelampung yang dibuat khusus untuk penyeberangan terakhir di Sungai Chattooga.

Chattooga Conservation Society melaporkan bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan badan-badan lokal dengan tujuan untuk “menghidupkan kembali” perahu kayu penduduk asli Amerika, sehingga diharapkan dalam waktu dekat, penggemar sejarah Amerika Serikat dapat melihat perahu kayu ini di tampilan publik. (sin/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular