NTD

Situs web berita AS ‘The Intercept’, baru-baru ini mengungkapkan bahwa melalui proses hukum pihaknya berhasil memperoleh dokumen penting setebal 900 lebih halaman yang berkaitan dengan informasi penting tentang laboratorium Wuhan, yang mana telah melakukan eksperimen modifikasi virus korona kelelawar

‘The Intercept’ memperoleh dokumen-dokumen ini dengan mengajukan gugatan kepada National Institutes of Health sesuai Freedom of Information Act.

Dokumen tersebut menunjukkan bahwa National Institutes of Health (NIH) dan organisasi non-pemerintah yang berbasis di New York ‘EcoHealth Alliance’, telah memberikan dana kepada Institut Virologi Wuhan untuk melakukan eksperimen memodifikasi virus korona kelelawar, sehingga memungkinkan laboratorium untuk membuat virus korona yang lebih patogen.

‘The Intercept’ menemukan bahwa hibah dana untuk “Pahami risiko kemunculan virus korona kelelawar” menunjukkan bahwa Dr. Peter Daszak, kepala EcoHealth Alliance telah memimpin penelitian yang bertujuan menyaring ribuan sampel kelelawar untuk mencari virus korona baru. Di antaranya, pekerjaan eksperimental utama dari  Humanized immune system mouse models dilakukan di Pusat Eksperimen Hewan Universitas Wuhan, sebuah laboratorium dengan keamanan hayati tingkat 3.

Dokumen yang diperoleh ‘The Intercept’ memberikan petunjuk baru dan kuat, untuk klaim bahwa virus komunis Tiongkok (COVID-19) berasal dari laboratorium, dan pada saat yang sama membantah klaim resmi pemerintah komunis Tiongkok.

Zeng Yixin, wakil direktur Komisi Kesehatan Nasional komunis Tiongkok sebelumnya membantah bahwa Institut Virologi Wuhan telah melakukan penelitian tentang manfaat virus korona. (sin)

Share

Video Popular