Erabaru.net. Banyak burung terus mati di sekitar kota di Wales, dan sepertinya tidak ada yang tahu mengapa.

Misteri ini telah mendorong dimulainya penyelidikan ornitologi di Llanrwst, yang terletak di Vale of Conwy di Wales Utara.

Semuanya dimulai setelah Garry Lloyd Jones mulai melihat merpati mati di sekitar kota dalam beberapa minggu terakhir, dan membagikan posting di Facebook menanyakan apakah ada yang tahu mengapa mereka mulai jatuh dan mati seperti lalat.

Sementara ada pertimbangan bahwa itu karena keracunan atau flu burung, tampaknya tidak ada yang memiliki jawaban yang cocok, meskipun orang lain di sekitar daerah itu mengatakan mereka telah melihat burung mati juga.

Kini, Jones telah melaporkan kasus aneh ke Dewan Conwy, serta Departemen Lingkungan dan Urusan Pedesaan (Defra).

Jones, yang sebelumnya adalah walikota kota itu, mengatakan: “Saya menemukan seekor merpati mati lagi di atas tempat sampah di kota.”

“Ini benar-benar sangat aneh, dan semoga itu bukan racun atau – mungkin lebih buruk – flu burung.”

Setelah posting awalnya, orang lain berkata: “Saya menemukan dua burung mati satu di dekat [toko lokal] Siop Sioned, dan yang lainnya dekat pub Red Lion.”

Jadi, itu tidak saling berkaitan, bukan ?

Namun orang lain berkomentar bahwa mereka telah melihat burung mati di kebun mereka, sementara yang lain melaporkan ada dua burung mati lagi yang mereka temukan di tepi sungai.

Mereka berkata: “Saya memberi makan merpati setiap hari dan burung-burung dalam kondisi baik. Biasanya ada sekitar 80 hingga 100 ekor, tetapi kemarin hanya sekitar 13 hingga 14 yang muncul.”

“Dua yang mati sudah saya masukkan ke dalam freezer agar Defra (Department for Environment, Food and Rural Affairs) bisa memeriksanya.”

“Ini mengkhawatirkan karena saya juga harus menidurkan dua ayam kami. Mereka kehilangan berat badan dan tidak mau makan apa pun dan, ketika saya mengangkatnya, mereka berteriak.”

“Saya memelihara ayam sepanjang hidup saya, tetapi saya tidak tahu apa yang salah dengan mereka.”

Menurut Defra, saat ini belum ada tanda-tanda burung liar yang berpotensi terjangkit flu burung, sehingga sepertinya misteri itu akan terus berlanjut untuk sementara waktu.

Seorang juru bicara badan pemerintah mengatakan: “Di mana ada burung liar yang mati atau sakit dilaporkan ke saluran bantuan Defra, kami akan menyelidiki seperlunya mungkin sebagai bagian dari pekerjaan pengawasan penyakit kami.”

“Hasil untuk unggas liar yang mati yang telah di tes positif terkena flu burung telah dipublikasikan secara rutin.”(lidya/yn)

Sumber: ladbible

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular