Erabaru.net. Hipertensi adalah gangguan pada sistem pembuluh darah yang timbul karena kekuatan tekanan yang diberikan oleh sirkulasi darah terhadap dinding pembuluh darah yang terus menerus lebih tinggi dari nilai normal. Hipertensi merupakan gangguan yang banyak diderita orang di dunia. Meskipun penderita dapat menurunkan tekanan darah melalui minum obat antihipertensi, tetapi yang tak kalah penting adalah memperbaiki gaya hidup, agar tekanan darah dalam tubuh menjadi stabil, sehingga gangguan ini bisa terkendali secara jangka panjang.

Untuk mecegah terjadinya hipertensi dan mengurangi bahaya yang diakibatkan hipertensi, kiranya kita perlu sadar bahwa keempat pemahaman berikut ini adalah salah:

1. Hipertensi bisa disembuhkan

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sudah sangat familiar bagi masyarakat, dan merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular. Meskipun minum obat antihipertensi dapat membuat tekanan darah turun ke kisaran normal.

Tetapi sekarang belum ada cara yang dapat menyembuhkan penyakit ini sepenuhnya. Pasien yang menderita tekanan darah tinggi harus mengontrol tekanan darah dalam tubuh secara efektif melalui pemeriksaan dan pengobatan jangka panjang, sehingga dapat mencegah kerusakan organ dan jaringan terkait akibat tingkat tekanan darah yang tidak normal.

2. Tanpa gejala berarti tekanan darah tidak tinggi

Banyak orang beranggapan bahwa selama tubuhnya tidak menunjukkan gejala ketidaknyamanan berarti tekanan darahnya tidak tinggi, ini pemahaman yang sangat keliru. Oleh karena itu, banyak penderita hipertensi organ dan jaringan lain di dalam tubuhnya menjadi rusak akibat tingkat tekanan darah yang tidak normal dengan tanpa merasakan gejala. Selain itu juga menimbulkan perubahan patologis yang tidak normal. Oleh sebab itu, gangguan hipertensi dapat disebut sebagai silent killer.

3. Selama minum obat antihipertensi, tekanan darah dapat secara efektif terkontrol dan teratasi

Meskipun minum obat antihipertensi dapat secara efektif memperbaiki tekanan darah, tetapi jika pasien hanya mengandalkan obat tanpa bersedia untuk mengubah gaya hidup yang tidak sehat, termasuk perilaku diet yang buruk yang dapat memicu naiknya tekanan darah. Maka tidak ada jaminan bahwa tekanan darah akan menjadi stabil, dan malahan membuat penyakit berkembang lebih lanjut.

4. Boleh berhenti minum obat antihipertensi selama tekanan darah stabil

Banyak pasien hipertensi beranggapan bahwa selama tekanan darah sudah kembali ke kisaran normal melalui minum obat antihipertensi, maka obat itu tidak perlu lagi diminum. Ini adalah pendekatan yang sangat keliru.

Meskipun hipertensi adalah gangguan yang dapat dikendalikan, pasien harus mengobati penyakitnya seumur hidup. Jika mereka “seenaknya” berhenti minum obat antihipertensi, maka gangguan hipertensi dapat timbul kembali.(sin/yn)

Sumber: aboluowang

Share
Tag: Kategori: NEWS SEHAT

Video Popular