Erabaru.net. Seorang pria Amerika Serikat yang jiwanya terpukul karena ibu kandungnya meninggal, menjadi kecanduan minuman beralkohol dan meninggalkan ajaran agama. Suatu ketika ia mengalami mati suri, melakukan perjalanan ke surga dan neraka, di sana dia bertemu dengan ibunya yang sudah meninggal.

Berkat pencerahan ibunya di alam baka, dia akhirnya bertobat. Dia mulai meninggalkan minuman beralkohol, juga kembali ke jalan Tuhan. Sejak saat itu rasa sakit hati karena kehilangan ibunya pun terobati.

Pria yang bernama Jeff Coulter ini pernah berprofesi sebagai polisi dan kini sudah pensiun. Dia menceritakan kisahnya di program Christian Broadcasting Network (CBN) di acara “700 Club” pada bulan Juni 2020.

Jeff mengatakan bahwa ibunya meninggal karena penyakit kanker ketika dirinya berusia 22 tahun. Kejadian itu merupakan pukulan berat baginya. Meskipun sejak kecil ia sudah menjadi seorang Kristen, tetapi ketika mendapatkan ibunya yang sakit kanker dan meninggal, Jeff menemukan bahwa ia mulai sulit untuk mempertahankan keyakinannya. Bahkan sempat marah terhadap Tuhan.

Dia mulai kecanduan minuman beralkohol dengan harapan dapat mengurangi rasa sakit hatinya, tetapi alkohol justru telah berkontribusi terhadap depresi jangka panjangnya. Sehingga dirinya semakin tidak bahagia.

Suatu hari di tahun 2014, ketika dia mengendarai mobil menuju lokasi pemancingan ikan, mobilnya bertabrakan dengan mobil lain. Dia terluka parah dalam insiden kecelakaan ini dan diterbangkan ke rumah sakit di Cincinnati untuk perawatan darurat.

Jeff mengungkapkan bahwa dirinya pingsan selama operasi darurat. Dia melihat sejumlah sosok setan dan mendengar raungan dan tawa mereka.

Dia kemudian mendengar seseorang berkata bahwa jantungnya telah berhenti berdetak. Pada saat itu, dia merasakan jiwanya meninggalkan tubuh, dan melihat kabut hitam pekat yang memenuhi langit-langit dan lantai bangsal.

Kemudian dia tiba di tempat di mana ada lorong yang gelap. Seingatnya, ia sempat berteriak memanggil nama Yesus. Kemudian dia melihat ibunya yang tampaknya masih muda muncul di hadapannya.

Jeff masih ingat bahwa dia tidak tahu mengapa ibunya membersihkan lenganya. Walau diyakini dari sudut pandang Kristen, itu melambangkan sebuah perubahan menuju kebaikan.

Jeff mengatakan bahwa suasananya mendadak berubah setelah ibunya menatap dirinya dengan sorotan mata yang penuh dengan kasih sayang. Seketika itu ia sadar bahwa jiwanya sudah berada kembali dalam tubuhnya yang masih berbaring di atas meja operasi rumah sakit.

Jeff Coulter mengatakan bahwa pengalaman mendekati kematian ini memberinya keinginan untuk bertobat, dan dia mulai kembali ke jalan Tuhan.

Setelah sembuh dari luka kecelakaan lalu lintas itu, ia bertekad dan akhirnya berhasil untuk menyingkirkan kecanduannya terhadap minuman beralkohol. Dan rajin mengikuti aktivitas di gereja dan pergi konseling psikologis. Sejak saat itu rasa sakit hatinya sirna dan tidak lagi berani memarahi Tuhan. (sin/yn)

Sumber: epochtimes

Share

Video Popular