Erabaru.net. Seekor anak anjing yang lahir dengan kaki depan terbalik telah belajar berjalan lagi setelah menjalani operasi korektif.

Pada bulan Mei, sebuah kelompok penyelamat hewan yang berbasis di Dallas, Texas, AS, membawa Siggi, seekor anjing ras terrier berusia 13 minggu dengan cacat lahir yang langka ke Oklahoma State University College of Veterinary Medicine.

Perguruan tinggi tersebut sebelumnya pernah memiliki kondisi serupa pada awal tahun 2019 ketika Rumah Sakit Pendidikan Hewannya berhasil mengoperasi anak anjing foxhound bernama Milo yang kaki depannya juga terbalik.

Liputan media tentang prosedur tersebut, dan keberhasilan pemulihan Milo mendorong kelompok tersebut untuk beralih ke OSU untuk memperbaiki kondisi Siggi, yang berarti dia hanya bisa merangkak di siku depannya.

“Seperti halnya Milo, masalah Siggi tampak seperti di cakarnya tetapi sebenarnya ada pada sikunya,” kata dr. Erik Clary, seorang ahli bedah hewan kecil di rumah sakit itu dalam rilis berita.

“Untuk alasan yang tidak sepenuhnya dipahami, siku anjing ini keluar dari sendi di awal kehidupan dan hasilnya adalah rotasi yang parah pada tungkai depan bagian bawah dan ketidakmampuan untuk berjalan. Paling jauh, mereka hanya dapat merangkak yang sangat tidak nyaman dan kurang cocok untuk kehidupan anjing.”

Siggi hanya memiliki berat empat pon pada saat itu, dan tidak seperti Milo, dia memiliki masalah tambahan dengan kaki depannya.

Setelah CT scan, terungkap bahwa Siggi juga memiliki kelainan bentuk di bagian siku bawahnya, yang mempersulit operasi.

“CT scan membantu kami merencanakan prosedur yang lebih kompleks yang memerlukan patah tulang ulna yang disengaja untuk memutar tungkai,” kata dr. Clary.

Operasi Siggi dilakukan pada 12 Mei, dan siku anak anjing itu diamankan dengan splints dan alat fiksasi ortopedi, sementara tulangnya sembuh.

Ketika dia kembali ke rumah sakit pada tanggal 29 Juni untuk pemeriksaan, dokter hewan menyampaikan kabar baik.

“Dengan pemeriksaan itu, kami mengkonfirmasi penyembuhan tulang dengan pemeriksaan sinar-X dan kemudian melepas belat Siggi untuk selamanya,” kata dr. Clary.

Berikutnya adalah langkah dalam mengajari Siggi berjalan dengan benar untuk pertama kalinya dalam hidupnya.

“Dia terbukti menjadi pembelajar yang cukup cepat,” kata dr. Clary, mencatat bahwa pemilik angkatnya Lorraine dengan kelompok penyelamat Dallas DogRRR telah mengembangkan resimen rehabilitasi yang, ‘sekarang Siggi melakukan banyak hal yang disukai anak anjing, termasuk mengejar bola di lapangan.’

Dr. Clary memuji tim media universitas karena menyebarkan berita tentang Milo, dan memberi tahu orang-orang bahwa ada pilihan untuk anjing dengan kondisi separah Siggi.

“Salah satu alasan Siggi datang kepada kami adalah sama dengan pekerjaan sebelumnya dengan Milo yaitu untuk menyampaikan pesan bahwa ada kemungkinan untuk anjing dapat bahagia walau dengan kondisi yang tampaknya sangat serius,” kata dr. Clary. (lidya/yn)

Sumber: dailymail

Share

Video Popular