Erabaru.net. Hotel luar angkasa pertama untuk wisatawan diperkirakan akan mulai dibangun pada tahun 2025 dan diresmikan pada 2027. Hotel yang hanya membutuhkan waktu 90 menit untik 1 kali mengelilingi Bumi ini akan berada di orbit luar angkasa.

Sebuah perusahaan AS bernama ‘Orbital Assembly’ berencana untuk memulai konstruksi hotel yang diberi nama ‘Voyager Station’ pada tahun 2025 itu di orbit dekat Bumi (Low Earth Orbit). Hotel ini diperkirakan bisa diresmikan paling cepat tahun 2027.

Struktur ‘Voyager Station’ akan berbentuk lingkaran besar seperti kincir ria yang dapat diputar untuk menghasilkan gravitasi buatan, yang mirip dengan tingkat gravitasi di permukaan Bulan. Ini karena pertimbangan bahwa pengunjung tidak bisa tinggal di tempat bebas gravitasi untuk waktu yang lama tanpa pelatihan yang tepat.

Situs web perusahaan menyebutkan bahwa ‘Voyager Station’ digambarkan sebagai stasiun ruang angkasa berputar yang dapat menghasilkan berbagai tingkat gravitasi buatan dengan menambah atau mengurangi tingkat rotasinya.

‘Voyager Station’ akan seperti kapal pesiar ruang angkasa yang nyaman yang dapat mengelilingi Bumi hanya dalam waktu 90 menit. Station tersebut dapat dipakai untuk melakukan penelitian gravitasi rendah bagi badan antariksa seperti NASA dan lainnya, atau untuk wisatawan yang ingin merasakan kehidupan di luar angkasa.

Wisatawan selain dapat merasakan perbedaannya dengan hotel di Bumi, tetapi juga menikmati banyak fasilitas hotel, termasuk : restoran, bioskop, gym, perpustakaan, ruang konser, lounge dan bar yang menghadap ke Bumi, serta kamar untuk 400 orang, dan lainnya.

Selain itu, perusahaan mengungkapkan bahwa sebagian dari hotel dapat dijual kepada pemegang saham tetap seperti lembaga pemerintah untuk digunakan sebagai pusat pelatihan, atau dijual kepada penanam modal yang ingin mengoperasikan resor di luar angkasa.

Namun sampai saat ini belum jelas berapa biaya untuk membangun hotel angkasa ini, dan perusahaan juga belum mengungkapkan berapa besar biaya untuk menghabiskan satu malam di hotel. Tetapi perusahaan mengatakan bahwa biaya konstruksi akan lebih murah dari yang diperkirakan, karena SpaceX telah berhasil mengembangkan pesawat ruang angkasa yang dapat digunakan berulang. (sin/yn)

Sumber: epochtimes

Share
Kategori: SERBA SERBI

Video Popular