Erabaru.net. Hidup sebagai biksu adalah sesuatu yang sulit dilakukan oleh manusia dalam sejuta tahun. Tentu, mempelajari seni bela diri sebagai seorang biksu memang akan luar biasa, dan itu akan benar-benar terlihat seperti yang ada di film-film.

Ada banyak tradisi dan upacara yang harus dilakukan untuk menjadi biksu, bahkan setelah mereka meninggal. Itulah yang mendorong para biarawan ini untuk melakukan sesuatu kepada salah satu saudara mereka yang telah meninggal selama empat tahun.

Ini mungkin tampak agak menjijikkan atau tidak wajar, tetapi bagi mereka ini adalah salah satu penghargaan terbesar yang dapat diberikan kepada salah satu dari mereka sendiri. Lihat apa yang mereka lakukan pada jasad biksu ini!

Ini adalah foto Fu Hou, seorang biksu yang sangat dihormati dan disegani yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di Kuil Chongfu di Tiongkok. Dia meninggal pada tahun 2012 pada usia 94 tahun.

Tubuhnya kemudian dicuci, ditutup dengan kain kasa, pernis dan akhirnya dicat dengan lapisan daun emas.

Tradisi ini hanya diperuntukkan bagi biksu yang paling dihormati di antara para biarawan.

Keyakinannya adalah bahwa hanya biksu yang paling murni yang akan keluar dari guci besar dengan tubuh yang utuh.

Fu Hou akan ditempatkan di aula leluhur kuil di ruang dalam Dongdan. Orang-orang akan dapat datang mengunjungi dan menyembah dia.

Ini benar-benar kehormatan luar biasa yang saya pikir Fu Hou akan sangat bangga.

Biksu benar-benar adalah beberapa orang terbaik di planet ini. Mereka memiliki jejak lingkungan yang hampir tidak ada dan mempromosikan perdamaian dan kesetaraan bagi semua orang.

Dibutuhkan orang yang sangat istimewa yang dapat mendedikasikan diri mereka untuk kehidupan seperti ini, tetapi setidaknya Anda bisa meninggal dengan mengetahui bahwa Anda akan dihormati karena hal itu. (lidya/yn)

Sumber: buzznicked

Share

Video Popular