Bi Xinci dan Mingyu – NTD

Saat ini, Inggris membutuhkan sekitar 100.000 pengemudi truk untuk mengangkut bahan bakar dari kilang ke SPBU. Selama sepekan terakhir, SPBU di kota-kota besar di Inggris mulai kehabisan bahan bakar. Untuk alasan ini, pemerintah Inggris telah memanggil tentara dan mengeluarkan visa untuk pengemudi asing, berharap untuk meringankan penderitaan.

Sejak pagi hingga malam hari, terjadi antrian panjang di luar SPBU di London dan kota-kota besar di Inggris dalam sepekan terakhir.

Seorang Pengemudi Inggris berkata : “Situasinya tidak terlalu sulit. Banyak SPBU buka, tetapi butuh setidaknya satu jam untuk mengantri, dan setidaknya satu jam (untuk mengisi bahan bakar).”

Beberapa SPBU ditutup sementara, karena kekurangan bahan bakar. Kekurangan paling parah terjadi di London dan kota-kota di tenggara Inggris.

Asosiasi Pengecer BBM Inggris, Petrol Retailers Association (PRA) mewakili dua pertiga dari pompa bensin di negara itu. Asosiasi itu mengatakan pada Selasa 28 September, bahwa sepertiga dari anggotanya kehabisan BBM di SPBU. Dengan kata lain, lebih dari 20% SPBU di Inggris tidak memiliki bahan bakar untuk diisi.

Pada  Januari lalu, Inggris secara resmi memisahkan diri dari Pasar Tunggal Eropa dan Serikat Pabean, dan pemasok tidak dapat merekrut pengemudi truk di Uni Eropa. Selama lockdown, pemeriksaan SIM truk ditangguhkan, dan sejumlah besar pengemudi di industri transportasi pergi yang memperburuk kekacauan dalam rantai pasokan.

Inggris saat ini membutuhkan sekitar 100.000 pengemudi truk.

Menteri urusan Ekonomi, Bisnis dan Strategi Industri, Kwasi Kwarteng: “Saya tidak dapat menjamin apa pun. Saya mengatakan bahwa saya pikir situasinya stabil, dan saya pikir orang-orang menyadari bahwa itu akan berlalu. Kami sangat fokus untuk memastikan  ada cukup pengemudi .”

Kwasi Kwarteng mengatakan bahwa pemerintah akan mengerahkan tentara untuk mengisi kekosongan stok di SPBU  dan mendorong kapal tanker dalam beberapa hari ke depan.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, “Ekonomi global yang kita hadapi sedang pulih dari pandemi sekali dalam seratus tahun,  menyebabkan beberapa kekurangan khusus.”

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah siap untuk menangani masalah rantai pasokan sebelum Natal.

Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps mengatakan bahwa pemerintah telah mengambil banyak tindakan dan krisis bahan bakar berkurang.

Pemerintah Inggris mengumumkan pada  Minggu 26 September, bahwa sebelum Natal, akan mengeluarkan visa sementara untuk 5.000 pengemudi truk asing.

Seorang sopir truk Jakub Pajka berkata : “Tidak, terima kasih Perdana Menteri, saya tidak akan menerima kesempatan ini.”

Baik pemasok maupun pengangkut menyatakan bahwa tidak ada solusi cepat pada saat ini. (Hui)

 

Share

Video Popular