Erabaru.net. Para orang tua lanjut usia Jepang lebih kreatif untuk menciptakan banyak “model baru” demi kehidupan di masa tua mereka dengan mengumpulkan pengalaman-pengalaman baik yang dialami sendiri maupun dari pengalaman orang lain.

Hidup sendiri di masa tua

Orang-orang lanjut usia di Jepang sangat optimis dalam menghadapi kehidupan di masa tua, juga melihatnya lebih transparan. Mereka enggan dipusingkan oleh hal-hal sepele yang akhirnya mengikis hubungan dengan putra, putri dan menantu mereka gara-gara hidup serumah. Mereka lebih memilih untuk hidup di rumah sendiri jika fisik masih mampu mengurus dirinya sendiri.

Menghindari konflik mertua – menantu juga lebih kondusif dalam menjaga hubungan antara 2 generasi, selain itu, juga memiliki lebih banyak waktu yang bisa digunakan untuk keperluan diri sendiri, bisa mengatur sendiri kehidupan di hari tua.

Bepergian bersama dalam rombongan lansia

“Bekerja Keras di Masa Muda, Bertamasya di Hari Tua” cukup populer terjadi di antara orang-orang lansia yang menikmati kebebasan finansial di Jepang. Sehingga banyak dari mereka memilih untuk bertamasya dengan pasangannya setelah pensiun. Memanfaatkan kesempatan badan masih sehat untuk bepergian ke mana yang diinginkan, menikmati hidup. Banyak berjalan banyak menambah wawasan untuk memperkaya kehidupan hari tua.

Cara bepergian bersama dalam rombongan lansia merupakan kesempatan langka bagi pasangan lansia untuk menikmati kembali dunia mereka berdua setelah putra-putri mereka berhasil membentuk keluarga sendiri.

Memanfaat sisa-sisa waktu dalam kehidupan untuk menikmati tabungan mereka, memilih kehidupan setelah pensiun dengan cara dan kekuatan yang sesuai dengan mereka.

Mengembangkan minat

Berbicara tentang kegembiraan hidup di masa tua, cara kehidupan orang lanjut usia Jepang patut kita pelajari, antara lain adalah melakukan kegiatan sesuai dengan minat yang dimiliki.

Karena seiring bertambahnya usia, lambat laun kita akan sulit merasakan pertumbuhan diri kita sendiri, namun dengan kegemaran untuk terus belajar, selalu bisa membuat orang merasa segar dan membuat kehidupan hari tua layak untuk dinantikan, bukan untuk ditakuti.

Orang-orang lanjut usia dengan minat yang sama bisa kumpul bersama, juga menyenangkan.

Hidup bersama kelompok seusia

Yang dimaksud dengan kelompok seusia di sini adalah menghabiskan hari tua bersama teman-teman, cara perawatan hari tua jenis baru ini tidak hanya menjadi cara perawatan yang diharapkan oleh para lansia, tetapi juga telah menjadi dambaan hidup banyak anak muda sekarang.

Setelah menjadi tua, dapat menemani sekelompok teman sebaya yang berpikiran sama untuk melewati hari-hari di masa tua, berbagi topik umum antar satu sama lain, sehingga lebih mudah dalam menggali makna hidup, dan menjadikan perawatan di hari tua layak untuk didambakan, bukan ditakuti.

Kesimpulan

Lahir tua sakit mati adalah kodrat hidup yang tidak bisa dihindari. Setiap manusia akan menghadapi hal-hal ini satu per satu dalam perjalanan hidupnya. Kita tidak dapat memilih bagaimana dilahirkan, tetapi kita dapat merencanakan bagaimana menjalani hidup di masa tua.

Menghimbau pasangan muda mulai membuat perencanaan untuk hidup di masa tua dengan mengumpulkan tabungan. “Mumpung masih muda dan berkemampuan”, agar kebebasan finansial di hari tua nanti dapat membuat mereka hidup lebih percaya diri dan bermartabat.

Dari cara-cara baru untuk perawatan di masa tua sebagaimana yang disebutkan di atas, entah itu hidup sendiri di masa tua, bepergian bersama dalam rombongan lansia, mengembangkan minat atau hidup bersama kelompok seusia, tidak satu pun yang menggunakan pendekatan menitipkan masa tua kepada anak-anak dan cucu, tetapi mengandalkan kondisi dan kemampuan sendiri untuk menjalani sisa hidup.

“Kelompok berambut perak” di Jepang ini telah meninggalkan tradisi kuno tentang perawatan di masa tua. Memilih melewati masa tua dengan hidup mandiri yang dikombinasikan dengan kondisi objektif dan keinginan subjektif diri mereka sendiri. Mengapa tidak ? Suatu hal yang layak juga kita pelajari, bukan ?!! (sin/yn)

Sumber: aboluowang

Share

Video Popular