Li Hai – The Epoch Times

Kapal selam bertenaga nuklir AS menabrak sebuah objek misterius pada 2 Oktober saat menyelam di Laut Cina Selatan. Insiden itu melukai 11 pelaut. Akan tetapi tidak ada cedera yang mengancam jiwa, demikian disampaikan Angkatan Laut AS dalam keterangan resminya.

Angkatan laut AS menyatakan, Kapal selam bertenaga nuklir AS  USS Connecticut (SSN 22), kapal selam  kelas Seawolf, sedang beroperasi di perairan internasional di kawasan Indo-Pasifik ketika tabrakan itu terjadi. 

“Kapal selam tetap dalam kondisi aman dan stabil. Pembangkit dan ruang propulsi nuklir USS Connecticut tidak terpengaruh dan tetap beroperasi penuh, tingkat kerusakan pada sisa kapal selam sedang dianalisa. Angkatan Laut AS belum meminta bantuan,” demikian dalam pernyataan resminya. 

Angkatan Laut AS mengatakan tidak ada cedera yang mengancam jiwa.

Sebanyak 11 pelaut terluka dalam insiden itu, dengan luka sedang hingga ringan, kata seorang pejabat pertahanan kepada USNI News. Pejabat itu mengatakan, kapal selam USS Connecticut   sekarang menuju ke Guam. 

Kecelakaan bawah laut itu terjadi di Laut Cina Selatan, kata seorang pejabat pertahanan kepada USNI News.

Adapun topografi daerah sekitar pada saat itu, tidak menunjukkan adanya daratan di depan kapal, kata seorang pejabat kepada Navy Times.

Pejabat itu meminta identitasnya disebutkan, karena mereka tidak berwenang untuk berbicara dalam rekaman. Disebutkan juga tidak ada indikasi kecelakaan dikarenakan diserang atau  kapal selam itu bertabrakan dengan kapal lain. Ia menunjukkan bahwa informasi itu masih awal. Angkatan Laut AS mengatakan insiden itu akan diselidiki.

Angkatan Laut  AS memiliki tiga kelas kapal selam bertenaga nuklir. Kapal selam kelas Seawolf  dipersenjatai dengan baik dan dilengkapi dengan sensor canggih. Kelas Seawolf memiliki delapan tabung torpedo dan dapat menampung hingga 50 senjata di ruang torpedonya. Namun demikian, Angkatan Laut AS hanya memiliki tiga kapal selam kelas Seawolf karena pembangunannya terhenti akibat berakhirnya Perang Dingin.

Kapal selam serang generasi berikutnya adalah kelas Virginia, yang akan menggantikan kapal selam Kelas Los Angeles ketika dipensiunkan. Sebanyak 19 belas kapal selam kelas Virginia telah ditugaskan sampai saat ini.

Insiden terakhir diketahui di mana kapal selam AS yang menyelam menabrak objek bawah air lainnya adalah pada tahun 2005. Kemudian, USS San Francisco (SSN -711) menabrak gunung bawah laut dengan kecepatan penuh di dekat Guam. Seorang pelaut tewas dalam insiden itu, seperti  yang dikutip oleh USNI News.  (asr)

Share

Video Popular