Dorothy Li – The Epoch Times

Penjatahan dan pemadaman listrik  yang awalnya menghentikan produksi dari sejumlah pabrik di daratan Tiongkok,  menyebar ke perumahan di bagian timur laut Tiongkok yang memicu kecelakaan dan gangguan besar pada kehidupan sehari-hari. 

Penjelasan resmi tentang meluasnya kekurangan listrik di daratan Tiongkok, berdampak beberapa wilayah di timur laut. Provinsi Jilin menyalahkan kekurangan pasokan batu bara dan meningkatnya permintaan dari sektor industri yang mendorong harga batu bara meroket. Sedangkan provinsi lainnya masih belum memberikan rincian penyebabnya. 

Pihak berwenang di Provinsi Liaoning, yang berbatasan dengan Jilin, mengatakan pada konferensi pers Minggu (26/9/2021),  bahwa pembangkit listrik  menurun secara signifikan sejak Juli. Pihak berwenang memberlakukan batasan daya pada pabrik pada 10 September, tetapi kesenjangan pasokan melebar ke “tingkat parah” pekan lalu, kata para pejabat.

Pada 27 September, krisis listrik meluas ke daerah pemukiman di provinsi itu, kata pihak berwenang, menurut Liaoning Daily, sebuah surat kabar yang didukung pemerintah setempat.

Pemadaman listrik secara mendadak yang melanda salah satu kota di provinsi itu pada 24 September, mematikan sistem ventilasi di pabrik pengecoran logam sehingga menyebabkan 23 pekerja keracunan karbon monoksida, seperti dilaporkan CCTV pada (27/9/2021). Mereka kemudian dikirim ke rumah sakit. Diklaim, tidak ada kematian yang dilaporkan.

Seorang karyawan pabrik menolak untuk mengungkapkan rincian insiden itu kepada The Epoch Times. Ia menambahkan, dirinya tidak berwenang untuk membahas insiden tersebut.  Pihak pabrik tidak menjawab panggilan dari The Epoch Times. Pabrik lainnya juga menolak berkomentar.

Penduduk yang tinggal di tiga provinsi timur laut yakni Liaoning, Jilin, Heilongjiang—sejak 23 September mengeluh di media sosial tentang lampu lalu lintas yang dimatikan, sinyal jaringan yang melemah, dan kurangnya pemanas. Pada 26 September, topik yang berkaitan dengan pemadaman listrik secara mendadak mendominasi tagar yang sedang tren di medsos Weibo yang platform dengan Twitter.

Di Heilongjiang, pelajar yang berada di kota Harbin dan masih dilanda COVID-19, dalam unggahan di media sosial, khawatir tentang ujian, karena mereka tidak dapat menghadiri kursus online. Beberapa di antaranya mengatakan sinyal jaringan lemah, dan laptop tidak dapat di-charge.

Pusat perbelanjaan setempat mengatakan, mereka akan tutup lebih awal dari biasanya pada pukul 16.00  untuk menghemat daya. Harbin  menutup semua toko yang tidak esensial saat dilanda wabah COVID-19 terbaru.

Mengingat situasi listrik saat ini, “pengaturan penjatahan listrik  di Heilongjiang akan berlanjut untuk jangka waktu tertentu,” demikian CCTV mengutip perencana ekonomi provinsi tersebut.

Di Liaoning, beberapa penduduk kota Shenyang, ibu kota provinsi, mengatakan kepada The Epoch Times, bahwa pasokan listrik  terputus baru-baru ini.

Video yang beredar menunjukkan kendaraan bergerak di jalanan yang gelap gulita tanpa mengoperasikan lampu lalu lintas atau penerangan jalan raya. Otoritas kota Shenyang kepada Beijing News mengatakan  kekurangan listrik mempengaruhi kawasan itu secara “besar-besaran.”

Pejabat di kota Huludao Liaoning mengatakan kepada warga, untuk menghindari penggunaan elektronik yang memakan energi tinggi seperti pemanas air dan oven microwave selama puncak penggunaan listrik, menurut pemberitahuan 27 September.

Di Jilin, pejabat tinggi pada konferensi pers pada 26 September berjanji untuk menggandakan upaya pengadaan batu bara, memastikan pasokan listrik yang cukup untuk musim dingin.

Pembatasan listrik berdampak terhadap lebih dari 10 provinsi di daratan Tiongkok, termasuk pusat industri utama di pantai timur dan selatan. Beberapa pemasok utama Apple dan Tesla menghentikan produksi di beberapa pabrik.

Setidaknya 15 perusahaan di Tiongkok mengatakan  produksi mereka  terganggu oleh pembatasan listrik, sementara lebih dari 30 perusahaan yang terdaftar di Taiwan dengan operasional di Tiongkok  berhenti beroperasi untuk mematuhi pembatasan. (asr)

Share

Video Popular