oleh Chen Ting

Menurut laporan media India, konfrontasi perbatasan Tiongkok – India kembali terjadi. Sekitar 200 orang anggota Tentara Pembebasan komunis Tiongkok yang memasuki Arunachal dicegat di dekat garis kendali oleh penjaga perbatasan India, dan beberapa tentara Tiongkok sempat ditahan sebentar oleh tentara India

 “India Today” yang dikutip Epochtimes.com, Rabu (8/10/2021) melaporkan  saat tentara India menggelar ronda di perbatasan, bertemu dengan sekitar 200 orang tentara komunis Tiongkok dan kedua belah pihak sempat berhadap-hadapan selama beberapa jam. Untungnya, komandan setempat berhasil menyelesaikan krisis tersebut. Menurut perjanjian bilateral yang sudah disepakati, konfrontasi antara pasukan kedua negara ini telah berakhir.

Laporan itu mengatakan bahwa selama konfrontasi, benteng India tidak mengalami kerusakan.

Waktu kejadian ini cukup sensitif. Beberapa perwira militer India mengatakan kepada majalah “Lookout” bahwa dalam tiga atau empat hari ke depan, komunis Tiongkok dan India akan mengadakan pembicaraan militer tingkat tinggi putaran baru untuk menangani masalah perselisihan di Ladakh timur. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Arindam Bagchi mengatakan bahwa India telah menegaskan kembali, bahwa tindakan provokatif dan sepihak yang dilakukan oleh komunis Tiongkok dapat membahayakan perdamaian dan ketenangan di kawasan itu.

Arindam Bagchi mengatakan : “Kami menantikan upaya pemerintah Tiongkok untuk secepatnya menyelesaikan masalah yang tersisa dari garis kendali aktual di Ladakh timur berdasarkan kepatuhan penuh terhadap perjanjian bilateral”.

Ia juga mengatakan bahwa saat Menteri Luar Negeri India S Jaishankar, telah menyampaikan sikap India ketika bertemu dengan Menteri Luar Negeri Wang Yi bulan lalu.

Sebuah sumber mengatakan kepada media India ‘News18’ bahwa sekitar 200 orang tentara Tiongkok yang berasal dari Tibet, telah memasuki daerah strategis Tawang dalam upaya untuk menghancurkan bunker di wilayah India.

Secara strategis, Kabupaten Tawang telah menguasai jalur menuju Dataran Yarlung Zangbo. Pada saat yang sama, Kuil Tawang di daerah itu adalah kuil Buddha terbesar kedua di dunia dan salah satu tempat penting agama Buddha Tibet. Otoritas komunis Tiongkok mengklaim kedaulatan atas wilayah tersebut dan memasukkannya ke dalam Kabupaten Cuona di Kota Shannan di Daerah Otonomi Tibet.

Menurut laporan, beberapa orang tentara Tiongkok sempat ditahan sebentar oleh militer India.

Munculnya kembali konfrontasi di perbatasan Tiongkok – India yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun, kembali menarik perhatian masyarakat internasional. (sin)

 

Share

Video Popular