Erabaru.net. Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) Indonesia, John Chen mengapresiasi semakin eratnya hubungan antara Taiwan dan Indonesia. Selain itu, Taiwan merupakan tujuan terbesar ketiga bagi orang Indonesia untuk bepergian ke luar negeri, mitra dagang terbesar kesepuluh, dan sumber investasi asing terbesar kesembilan.

“Hubungan bilateral antara Taiwan dan Indonesia terus menguat melalui upaya bersama kedua belah pihak. Taiwan adalah mitra dagang terbesar ke-10 Indonesia dan sumber investasi asing langsung terbesar ke-9 pada tahun 2020,” ujarnya dalam pidato online merayakan Hari Nasional Republi Tiongkok (Taiwan) ke-110 yang dikutip dari akun Facebooknya, Senin (11/10/2021).

Apalagi, cadangan devisa Taiwan selalu berada di antara lima besar di dunia. Bahkan, kata Chen, sistem perawatan kesehatan Taiwan juga telah menduduki peringkat terbaik di dunia. Sedangkan Taiwan dianggap sebagai negara paling ramah sekaligus tujuan terbaik bagi ekspatriat di dunia.

Ia juga menekankan, hubungan bilateral antara Taiwan dan Indonesia terus menguat melalui upaya bersama kedua belah pihak. Hal ini bisa dilihat dengan sejumlah perusahaan Taiwan yang beroperasi di Indonesia.

“Beberapa tahun terakhir, untuk merestrukturisasi rantai pasokan industri, banyak perusahaan Taiwan yang terkenal secara internasional, termasuk Meiloon Industry, Pegatron Corporation, Kenda Rubber, Walsin Lihwa, dan lain-lain mempercepat relokasi mereka dari Tiongkok ke Indonesia. Karena itu, saya yakin bahwa prospek kerja sama lebih lanjut di berbagai bidang antara Taiwan dan Indonesia penuh dengan potensi besar,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, John Chen mengungkapkan peranan Indonesia dalam membina atlet bulu tangkis Taiwan yang kini meraih prestasi  dunia. Salah satu pelatih bulu tangkis paling terkenal di Taiwan adalah Victo Wibowo yang ini mengajar di Keelung High School Taiwan.

Ia mengungkapkan, Victo adalah mantan anggota tim bulu tangkis nasional Indonesia dengan prestasi peringkat terbaik ke-4 dunia untuk ganda putra. Dia pindah ke Taiwan 20 tahun lalu dan telah menjadi pelatih bulu tangkis terkenal di Taiwan.

John Chen  menuturkan, dirinya tersentuh dengan interaksi warga-ke-warga antara Taiwan dan Indonesia . Tanpa diragukan lagi, ini adalah penjelasan terbaik dari semangat “berpusat pada rakyat” dari “New Southbound Policy” Taiwan.

Hingga kini, Indonesia dan Taiwan menandatangani sebanyak 20 kerjasama dan rencana aksi, yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama bilateral di bidang-bidang seperti perdagangan dan pembangunan ekonomi, tenaga kerja, pertanian, pengembangan sumber daya manusia, pendidikan dan pelatihan, penerbangan sipil, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tercatat, sebanyak 300.000 warga Indonesia  bekerja, belajar, dan tinggal di Taiwan, menjadikan Taiwan tujuan utama ke-3 di luar negeri bagi diaspora Indonesia. Meski dibayangi pandemi COVID-19, kata Chen, masih ada lebih dari 13.800 pelajar Indonesia yang belajar di Taiwan, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah pelajar terbanyak ke-3 di Taiwan.

Dalam hal kerjasama pertanian, Taiwan memulai kerjasama pertanian dengan Indonesia pada tahun 1976, dan Taiwan Technical Mission (TTM) telah berada di Indonesia selama lebih dari 45 tahun. TTM telah menjadi tuan rumah dan melaksanakan banyak inisiatif pertanian mulai dari budidaya, produksi beras, hortikultura, agribisnis dan koperasi petani di seluruh Indonesia.

“Semua proyek ini telah mencapai hasil yang nyata dan berkelanjutan, dan telah membawa manfaat yang luar biasa bagi ratusan dan ribuan petani Indonesia,” ujarnya.

Ucapan selamat Hari Nasional ke-110 Republik Tiongkok turut disampaikan oleh Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia(HKTI), Moeldoko, Wakil Ketua Dewan Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia, Fadel Muhammad,  Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, sejumlah Anggota DPR RI dan  Ketua Bersama Kaukus Parlemen Indonesia-Taiwan yakni Daniel Johan, Dave Laksono, Richard Pasaribu, Mardani Ali Sera serta Anggota DPR RI dan Ketum PP Fatayat NU Anggia Erma Rini dan sejumlah tokoh masyarakat. (asr)

Share

Video Popular