Erabaru.net. Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan pidato pada Hari Nasional Republik Taiwan ke-110 pada Minggu, (10/10/2021) dengan tema Mengatasi Perbedaan Melalui Konsensus, Bersatu Padu Membela Taiwan. Dalam pidato tersebut Tsai kembali menegaskan tekad Taiwan untuk mempertahankan sikap membela diri sepenuhnya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional.

Dalam hubungan lintas selat, Taiwan tidak akan melangkah secara gegabah, tetapi membela kedaulatan adalah mutlak. Pada saat yang sama Taiwan harus memastikan bahwa tidak ada pihak yang bisa memaksa Taiwan untuk mengikuti jalan yang ditetapkan oleh pemerintah komunis Tiongkok. 

Peringatan Hari Nasional Republik Tiongkok yang ke-110 kali ini, selain mengundang para pahlawan Taiwan dari dunia medis untuk pencegahan epidemi, pahlawan bulu tangkis, anggota polisi heroik dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan. Jajaran Parade Konvoi Pahlawan Taiwan juga menyertakan pahlawan Taiwan di berbagai bidang seperti Atlet merebut piala emas di Olimpiade Tokyo, Paralimpiade, Jajaran dari Kepolisian, Angkatan Udara, Patroli Laut, Tentara Nasional, dan Pencegahan Epidemi.

Pertama-tama, Tsai Ing-wen mengucapkan terima kasih atas pengorbanan dan dedikasi dari para pendahulu, sehingga warga yang tinggal di Taiwan dapat menjadi sebuah komunitas yang hidup berdampingan dan berhasil mengatasi ujian yang datang dari waktu ke waktu.

Dalam pidatonya, Tsai Ing-wen juga menyinggung soal Taiwan pada saat ini sedang menghadapi situasi regional yang kompleks dan tantangan berat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dia menunjukkan bahwa Taiwan berada di garis depan pertahanan demokrasi, setiap langkah akan mempengaruhi arah masa depan dunia, sebaliknya arah masa depan dunia juga akan mempengaruhi masa depan Taiwan.

Tsai Ing-wen mengatakan bahwa Taiwan bersedia berkontribusi dalam pembangunan kawasan yang damai sejahtera. Mengenai sikap hubungan lintas selat, niat baik dan komitmen Taiwan tetap tidak berubah, yaitu mempertahankan status quo adalah sikap Taiwan, dan Taiwan akan melakukan yang terbaik untuk mencegah status quo diubah secara sepihak. 

Dalam menghadapi tekanan pemerintah komunis Tiongkok yang terus meningkat, Tsai Ing-wen menegaskan kembali tekad rakyat Taiwan untuk membela diri.

Tsai Ing-wen menekankan bahwa dalam menyelesaikan perbedaan yang terjadi antara daratan Tiongkok dengan Taiwan, dialog harus dilakukan dengan pijakan yang setara. Rakyat Taiwan tidak akan tunduk terhadap tekanan. Tidak ada pihak yang bisa memaksa Taiwan untuk mengikuti jalan yang ditetapkan oleh pemerintah komunis Tiongkok, karena di jalan yang mereka tetapkan itu, tidak akan ada kehidupan yang bebas dan demokratis, apalagi kedaulatan negara bagi 23 juta rakyat Taiwan. (sin)

Sumber  : epochtimes.com/NTDTV.com

Share

Video Popular