Erabaru.net. Membayar upah dengan uang koin mungkin adalah cara orang dulu melakukannya, tetapi untuk tahun 2021 itu mungkin tidak akan terjadi – dan ketika seorang pria di Philipina dibayar oleh bosnya dalam ribuan koin, itu menyebabkan sedikit kegemparan.

Vice melaporkan bahwa Russel Mañosa seorang buruh di Philipina dibayar untuk dua hari kerja di pabrik NexGreen Enterprise dengan koin dalam kantong besar.

Sepupunya memposting serangkaian foto di Facebook yang menunjukkan uang tunai dalam puluhan kantong plastik kecil dan besar.

Bukan tindakan yang bagus, mengingat pabrik yang berbasis di Kota Valenzuela itu konon berurusan dengan daur ulang plastik.

Postingan tersebut tidak hanya menarik perhatian media sosial, namun juga Wali Kota Rex Gatchalian dari Kota Valenzuela sendiri.

Dia bertemu dengan Mañosa dan perusahaan, di mana Mañosa dilaporkan mengatakan bahwa kasir pabrik menyuruhnya untuk menukar sejumlah besar koin di bank.

Sementara itu, dengan kemarahan yang memuncak secara online, terjadi konfrontasi antara Mañosa dan perwakilan perusahaan, dengan Walikota yang memimpin pertemuan itu.

Semuanya terekam kamera dan disiarkan langsung di halaman Facebook pemerintah Kota Valenzuela serta ditayangkan di media lokal.

“Mengapa Anda membayar karyawan Anda dengan lima dan sepuluh sen? Itu menghina dan melucuti martabat pekerja,” tuntut Gatchalian dalam klip itu.

Perwakilan perusahaan Jasper Cheng So mengklaim bahwa itu adalah kesalahan yang menyebabkan karyawan dibayar dengan koin dan itu tidak dimaksudkan untuknya.

Namun, ini tidak cukup untuk meyakinkan Walikota atau Mañosa sendiri, yang mengatakan bahwa dia menerima koin setelah dia mengajukan keluhan atas apa yang dia rasa sebagai praktik perburuhan yang tidak adil dari perusahaan.

Sekretaris Tenaga Kerja Philipina Silvestre Bello III kemudian memerintahkan penyelidikan terhadap perusahaan tersebut dan mengatakan dugaan praktik perburuhan yang tidak adil dapat membuat pemilik pabrik menghadapi tuntutan.

Dengan berjalannya investigasi itu, Walikota Gatchalian menangguhkan izin usaha perusahaan dan memerintahkan pabrik ditutup selama 15 hari hingga memenuhi persyaratan pemerintah.

Mungkin lain kali transfer bank sederhana akan menyelesaikan banyak masalah untuk NexGreen Enterprise. (yn)

Sumber: ladbible

Share

Video Popular