Rabu, 16 Januari 2019
Berwajah Gelap seperti Judge Bao

Berwajah Gelap seperti Judge Bao

Oleh: Sinshe Wen Pinrong Seorang wanita berusia 38 tahun dengan dandanan menor dan mengenakan pakaian ketat, kedua matanya menyorotkan kecemasan dan kebencian. Wajahnya hitam seperti wajah Judge Bao, bahkan make up tebal di wajahnya tak mampu menutupi mimpi buruk di bawah dandanannya. Demi wajahnya itu, segala jenis ...

Sastrawan Besar, Leo Nikolayevich Tolstoy si Pembaharu Moral

Sastrawan Besar, Leo Nikolayevich Tolstoy si Pembaharu Moral

Erabaru.net. Bagi jagat sastra dunia,  nama Leo Nikolayevich Tolstoy yang hidup pada  abad ke-19 hingga awal abad ke-20, sudah tak asing lagi. Karya-karya novelis asal Rusia ini  sudah tersebar luas, dan telah diterjemahkan ke berbagai bahasa asing, serta menjadi acuan bagi studi sastra kontemporer. Ia ...

Ini Kitab Berusia Ribuan Tahun yang Mendidik Anak Perempuan

Ini Kitab Berusia Ribuan Tahun yang Mendidik Anak Perempuan

Su Lin – The Epochtimes Kitab Xiao Jing atau dikenal kitab Kesalehan berbakti atau dalam bahasa Inggris The "Classic of Filial Piety" adalah karya klasik Konfusius yang terkenal tentang kesalehan berbakti atau menghormati kepada orangtua dan orang yang lebih sepuh. Tapi, hanya sedikit yang tahu bahwa ada ...

Pelajaran Besar dari Seorang Suci

Pelajaran Besar dari Seorang Suci

Erabaru.net. Di suatu hutan di pinggir kota, hiduplah seorang suci yang sangat bijak, kebijakannya sangat tinggi dan namanya sudah terkenal ke seantero negri. Suatu hari, dia setuju untuk memberikan pelajaran kepada seluruh penduduk kota, dan mengangkat mereka semua menjadi muridnya. Seluruh penduduk kota merasa sangat senang. Pada ...

Kisah Penjaga Kuda Konfusius dan Seorang Petani Gandum

Kisah Penjaga Kuda Konfusius dan Seorang Petani Gandum

Erabaru.net. Pada suatu hari, kuda milik Konfusius pergi ke ladang milik seorang petani, dan memakan gandum di sana. Petani pemilik ladang tersebut marah dan kemudian dia mengikat kuda tersebut. Konfusius kemudian mengirim Zi Gong, salah seorang muridnya yang sangat cerdas, untuk pergi meminta maaf dan meminta kembali ...

Makna Adat Kuno Menyemayamkan Jenazah 7 Hari

Makna Adat Kuno Menyemayamkan Jenazah 7 Hari

Zhang Shengquan  Ada beberapa daerah di daratan Tiongkok masih mempertahankan sebuah adat yang menyemayamkan jenazah selama 7 hari, baru setelah itu dimakamkan. Mengapa ada adat semacam ini? Sebuah penjelasan mengaitkannya dengan kepercayaan. Manusia zaman dahulu ada yang berpendapat, setelah 49 hari seseorang meninggal, baru dapat bereinkarnasi, 49 hari ...

Seorang Pria dari Zaman Dinasti Jin Berjalan-Jalan ke Negeri Para Peri

Seorang Pria dari Zaman Dinasti Jin Berjalan-Jalan ke Negeri Para Peri

Erabaru.net. Mitos dan Legenda Tiongkok seringkali mengisahkan tentang para dewa dan makhluk surgawi di dimensi lain yang paralel dengan dunia kita. Orang-orang hanya bisa memasuki dimensi lain tersebut hanya jika gerbang surgawi terbuka dan mengijinkan kita masuk. Sejak dahulu, telah sering dikatakan, bahwa sesekali dan tanpa ...