Selasa, 14 Juli 2020
Cara Kaisar Dinasti Tang, Tang Taizong Melatih Putra Mahkotanya

Cara Kaisar Dinasti Tang, Tang Taizong Melatih Putra Mahkotanya

Oleh: Li Jian Erabaru.net. Di Tiongkok Kuno, Taizi (putra mahkota) disebut juga Chujun (raja dalam masa penantian). Membina penerus kerajaan yang baik adalah suatu tugas yang sangat penting, karena hal ini menyangkut kelangsungan sebuah dinasti dalam jangka panjang. Kaisar Taizong dari Dinasti Tang memandang hal ini ...

Dinasti Tang Menerima Pengungsi Pangeran Persia yang Diberi Jabatan Tinggi

Dinasti Tang Menerima Pengungsi Pangeran Persia yang Diberi Jabatan Tinggi

Hong Xi Dinasti Tang (618 – 907) merupakan masa paling puncak dalam sejarah Tiongkok, juga merupakan salah satu kekaisaran paling berjaya yang diakui seluruh dunia. Dalam masa keemasannya, teritorialnya mencapai 10,76 juta Km² dan mencakupi sisa wilayah Persia yang berbentuk kegubernuran. Wilayah sisa Persia kala itu ...

Menyampaikan Semangat Batin: Representasi Figural dalam Seni Tiongkok Kuno

Menyampaikan Semangat Batin: Representasi Figural dalam Seni Tiongkok Kuno

Oleh Irene Luo, Epoch Times “Melukis manusia adalah yang paling sulit. Berikutnya adalah pemandangan, dan setelah itu adalah anjing dan kuda. Teras, aula, dan struktur lainnya, dengan bentuk yang statis, lebih mudah untuk dibandingkan,” tulis pelukis Tiongkok, Gu Kaizhi (344-406). Dalam menggambarkan manusia, Gu menekankan menggunakan bentuk-bentuk eksternal ...

Makna Aksara Mandarin ‘An’

Makna Aksara Mandarin ‘An’

Erabaru.net. Salah satu aksara Mandarin yang paling saya sukai adalah 安 (an, aman), yang mengacu pada makna keamanan, kedamaian, ketenangan, kenyamanan, dan penghiburan. Aksara 安 (an) sungguh sederhana, tetapi memiliki unsur filosofi di dalamnya, yang membawa resonansi kepada orang dari semua latar belakang dan budaya. Aksara Mandarin ...

Berwajah Gelap seperti Judge Bao

Berwajah Gelap seperti Judge Bao

Oleh: Sinshe Wen Pinrong Seorang wanita berusia 38 tahun dengan dandanan menor dan mengenakan pakaian ketat, kedua matanya menyorotkan kecemasan dan kebencian. Wajahnya hitam seperti wajah Judge Bao, bahkan make up tebal di wajahnya tak mampu menutupi mimpi buruk di bawah dandanannya. Demi wajahnya itu, segala jenis ...

Sastrawan Besar, Leo Nikolayevich Tolstoy si Pembaharu Moral

Sastrawan Besar, Leo Nikolayevich Tolstoy si Pembaharu Moral

Erabaru.net. Bagi jagat sastra dunia,  nama Leo Nikolayevich Tolstoy yang hidup pada  abad ke-19 hingga awal abad ke-20, sudah tak asing lagi. Karya-karya novelis asal Rusia ini  sudah tersebar luas, dan telah diterjemahkan ke berbagai bahasa asing, serta menjadi acuan bagi studi sastra kontemporer. Ia ...

Ini Kitab Berusia Ribuan Tahun yang Mendidik Anak Perempuan

Ini Kitab Berusia Ribuan Tahun yang Mendidik Anak Perempuan

Su Lin – The Epochtimes Kitab Xiao Jing atau dikenal kitab Kesalehan berbakti atau dalam bahasa Inggris The "Classic of Filial Piety" adalah karya klasik Konfusius yang terkenal tentang kesalehan berbakti atau menghormati kepada orangtua dan orang yang lebih sepuh. Tapi, hanya sedikit yang tahu bahwa ada ...

Pelajaran Besar dari Seorang Suci

Pelajaran Besar dari Seorang Suci

Erabaru.net. Di suatu hutan di pinggir kota, hiduplah seorang suci yang sangat bijak, kebijakannya sangat tinggi dan namanya sudah terkenal ke seantero negri. Suatu hari, dia setuju untuk memberikan pelajaran kepada seluruh penduduk kota, dan mengangkat mereka semua menjadi muridnya. Seluruh penduduk kota merasa sangat senang. Pada ...

Kisah Penjaga Kuda Konfusius dan Seorang Petani Gandum

Kisah Penjaga Kuda Konfusius dan Seorang Petani Gandum

Erabaru.net. Pada suatu hari, kuda milik Konfusius pergi ke ladang milik seorang petani, dan memakan gandum di sana. Petani pemilik ladang tersebut marah dan kemudian dia mengikat kuda tersebut. Konfusius kemudian mengirim Zi Gong, salah seorang muridnya yang sangat cerdas, untuk pergi meminta maaf dan meminta kembali ...

Makna Adat Kuno Menyemayamkan Jenazah 7 Hari

Makna Adat Kuno Menyemayamkan Jenazah 7 Hari

Zhang Shengquan  Ada beberapa daerah di daratan Tiongkok masih mempertahankan sebuah adat yang menyemayamkan jenazah selama 7 hari, baru setelah itu dimakamkan. Mengapa ada adat semacam ini? Sebuah penjelasan mengaitkannya dengan kepercayaan. Manusia zaman dahulu ada yang berpendapat, setelah 49 hari seseorang meninggal, baru dapat bereinkarnasi, 49 hari ...