Era Baru News >> Cerita Budi Pekerti >> Cerita Budi Pekerti
Cerita Budi Pekerti
Praktik dalam Kepercayaan
Ditulis oleh Era Baru    Rabu, 01 Februari 2012

altAda dua bikkhu berkelana. Saat sampai di sungai mereka bertemu dengan seorang wanita muda.

Takut dengan derasnya arus sungai, wanita itu bertanya kepada para bikkhu apakah bisa membopongnya.

 
Raja dan Bunga
Ditulis oleh Era Baru    Sabtu, 28 Januari 2012

bunga raja

Seorang raja memiliki bakat luar biasa dalam hal menanam berbagai macam bunga. Dia sedang mencari seseorang untuk menggantikannya. 
 
Mungkin
Ditulis oleh Era Baru    Selasa, 24 Januari 2012

altSuatu hari, kuda milik seorang petani lari dari kandangnya, lalu semua tetangga berkumpul di malam hari dan berkata,  “Hal itu adalah pertanda buruk."

 
Permen dari Mama
Ditulis oleh Erabaru    Selasa, 17 Januari 2012

caption

Sewaktu kecil saya sangat nakal oleh sebab itu sering terjatuh dan terluka, maka saya akan berteriak dan menangis memanggil mama.

 
Iblis dan Petani
Ditulis oleh Erabaru    Senin, 16 Januari 2012

alt

Leo Tolstoy seorang penulis dongeng dari Rusia, dalam kumpulan buku dongengnya “Ivan yang bodoh” salah satu ceritanya adalah sebagai berikut.

Ada iblis melihat seorang petani setiap hari bekerja dengan keras di lahan pertaniannya. 

Hasil yang didapatnya sangat minim. Namun petani itu tetap gembira, sangat bersyukur dan merasa puas.

Iblis itu lalu mengutus iblis kecil untuk mengganggu petani ini.

Iblis kecil ini membuat lahan petani menjadi sangat keras, sengaja untuk membuat petani melepaskan niatnya bertani.

Namun petani ini tanpa mengeluh tetap mencangkul seharian tanpa henti. Melihat rencananya gagal setan kecil ini hanya bisa meraba-raba hidungnya lalu meninggalkan petani ini sendirian.

Iblis kecil kedua berpikir, membuat dia lebih susah pasti tidak akan berhasil lagi, lebih bagus saya mengambil semua miliknya, lalu dia mengambil makan siang petani ini yaitu roti dan air minumnya. Dia pikir sekali ini petani pasti akan panik dan memaki.

Si petani ketika berhenti bekerja lalu pergi kebawah pohon untuk beristirahat, dia menyadari makan siang dan airnya telah hilang, lalu dia berkata, “Tidak tahu siapa yang lebih malang dari nasib saya yang membutuhkan roti dan air minum saya? Jika makanan ini memang bisa mengenyangkan dia, itu adalah hal yang baik.” Iblis kecil kedua inipun gagal lagi, lalu meninggalkan tempat itu dengan tangan kosong.

Iblis tua merasa heran, apakah tidak ada hal yang bisa membuat petani ini menjadi jahat? Pada saat ini iblis kecil ketiga muncul dan berkata kepada iblis tua, “Saya ada akal yang bisa membuat petani ini menjadi jahat.”

Iblis kecil ini pergi menemui  petani dan berteman dengan dia. Petani itu sangat gembira bisa berteman  dengannya. Karena iblis kecil ini mempunyai kemampuan untuk memrediksi, ia mengatakan kepada petani tahun depan akan terjadi kekeringan, dia mengajar petani menanam padinya di sawah, petani mendengar nasehatnya melakukan hal itu. 

Benar saja, setahun kemudian terjadi kekeringan semua orang gagal panen hanya petani ini yang berhasil memanen, oleh sebab itu dia menjadi kaya.

Iblis kecil juga mengajar petani menjual berasnya diganti dengan anggur, untuk mendapatkan lebih banyak uang. Perlahan-lahan petani mulai tidak bertani lagi, dia hanya mengandalkan nasehat iblis kecil berdagang, untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar tanpa bekerja keras.

Iblis kecil berkata kepada iblis tua, “Engkau lihat!, sekarang saya akan menunjukkan prestasi saya!” Iblis tua melihat hal ini dengan memuji berkata kepada iblis kecil “Waduh! Engkau sangat hebat! Bagaimana caranya engkau dapat melakukan semua hal itu?”

Iblis kecil berkata, “Saya hanya membiarkan dia memiliki lebih banyak dari yang dibutuhkannya, dengan demikian dapat membangkitkan sifat keserakahannya.”

Makna cerita diatas adalah, sifat manusia sangat rapuh, hidup dalam masyarakat yang telah tercemar polusi ini. Hanya insan yang benar-benar memahami makna hidup ini yang tidak akan tercemar, tersesat, tidak akan panik, tidak akan kacau dan tidak menjadi buta. (hui/ye)

 
Menenangkan Pikiran yang Terganggu
Ditulis oleh Era Baru    Senin, 16 Januari 2012

altSuatu ketika seorang Biksu sedang berjalan dari satu kota ke kota lain dengan beberapa pengikutnya.

 
Ketulusan Hati Anakku
Ditulis oleh Era Baru    Sabtu, 14 Januari 2012

alt

Lampu jalan sudah menyala. Saya membawa Shanli kecil keluar dari toko mainan anak-anak, kami baru saja membeli hadiah yang lucu untuk dihadiahkan kepada seorang anak.

 
Kenyataan Sebuah Ombak
Ditulis oleh Era Baru    Jumat, 13 Januari 2012

ombak

“Saya merasa begitu tertekan. Gelombang yang lain begitu besar sedangkan saya begitu kecil. Gelombang yang lain begitu kuat sedangkan saya lemah ...”
  << Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL