Katak didalam Sumur
Ditulis oleh Era Baru Senin, 22 Februari 2010

Katak Sumur dan Kura-kuraDahulu kala, di sebuah sumur yang dangkal, hiduplah seekor katak. Setiap hari ia hidup nyaman, santai dan merasa ia benar-benar sangat beruntung. Suatu hari di jalan lewatlah seekor kura-kura, dan katak ini menyapanya dengan gembira, mengajaknya untuk bertamu ke rumahnya. Katak itu berkata, “Saya bisa bermain-main yang saya suka, ketika lelah beristirahat di sebuah lubang di dinding sumur. Disini ada udang kecil dan serangga untuk dimakan, ayo lihatlah sumurku, ini adalah surga saya di muka bumi.”


Mendengar cerita ini, kura-kura sangat ingin untuk pergi dan melihat tempat yang sepertinya sangat indah itu. Tapi saat sampai, ia terlalu gemuk, dan tidak bisa masuk ke dalam lubang sumur. Sambil mendesah ia berkata kepada katak cerita tentang laut,

"Laut, apakah kamu pernah melihat laut? Laut adalah hamparan besar biru. Kita bisa berenang menuju tempat-tempat jauh yang belum pernah anda bayangkan, kita bisa berenang ke bawah namun tidak pernah mencapai bagian paling dasarnya. Laut sangat dalam dan besar. Hanya ketika kita berada di laut dapat kita benar-benar merasa benar-benar bebas dan bahagia. " Katak mendengar ini tercengang. Dia begitu terkejut ia hanya bisa menatap dari kejauhan dengan matanya yang membesar.

Jadi adik-adik, kita harus memiliki visi hidup yang luas dan besar, tidak memiliki visi hidup seperti katak dalam sumur, hanya melihat surga kecilnya saja di muka bumi. Orang yang memiliki pikiran luas, siap menghadapi tantangan, rajin belajar dan selalu mengembangkan diri untuk maju. (Erabaru/yqm)



 

Comments  

 
0 # andi 2010-03-08 01:22
(sayang sekali katak tidak bisa hidup di laut loh). katak dalam cerita di atas terlihat sederhana dan ramah. ia mau menunjukkan kepada kura2 tempat terbaik yg ia punya...
saya kira cerita ini agak rumit
karena kura2 tdk bisa melihat keindahan yg disebutkan oleh katak, ia berkilah mengatakan sesuatu yg tentunya belum pernah diketahui oleh katak....yaitu laut...
dan apabila memang kura2 sudah sangat bahagia dengan lautnya yg katanya luar biasa, lalu mengapa ia masih mau pergi ketika diajak oleh katak ke dalam sumur?
berada di tempat yg luas atau sempit, itu tidak bisa menentukan kebahagiaan yg bisa timbul di dalam hati dan pikiran. kebahagiaan dan syukur tetap bisa tumbuh dari tempat yg menyedihkan sekalipun...
tetapi tolong ingatkan saya apabila komentar ini salah...trimakasih
Reply | Reply with quote | Quote