Era Baru News >> Cerita Budi Pekerti >> Cerita Budi Pekerti >> Qui Jun dan Biksu yang Sombong
Qui Jun dan Biksu yang Sombong
Ditulis oleh Oleh N. C. Ramaa Jumat, 09 April 2010

Pernah tinggal seorang biarawan bernama Shan, di sebuah desa di Tiongkok. Dia telah terkenal, tapi ia sangat sombong. Qui Jun mendengar tentang kesombongannya dan ingin memberi pelajaran pada biarawan tersebut. Dia pergi menemui Shan yang tidak menyambutnya dan tidak mempedulikan kehadirannya.

Saat itu datang seorang hamba biarawan dengan membawa pesan: "Anak dari seorang perwira tentara ke sini untuk menemui Anda."

Biarawan berkata, "Aku akan pergi dan menyambutnya."

Shan menyambut putra perwira tentara dengan hormat.

Setelah putra perwira tentara telah datang, Qui Jun bertanya pada Shan tentang alasan mengapa berperilaku bermuka dua. "Mengapa Anda menyapa putra perwira tentara begitu hormat, namun berperilaku begitu angkuh terhadap saya?"

Shan sang Biksu itu dengan cepat menjawab: "Tolong jangan salah paham. Bagi saya sambutan  tidak berarti menyambut,  tidak meyambut berarti menyambut."

Qui Juni memahami kenakalan biarawan itu dan memukul keras kepalanya dengan tongkatnya.

"Menurut logika Anda, memukul Anda berarti tidak memukul dan tidak memukul Anda berarti memukul. Oleh karena itu, saya harus memberi Anda pemukulan," kata Qui Jun

Shan segera menyadari kebodohan tindakannya dan mulai menunjukkan rasa hormat kepada semua orang yang dijumpainya, tanpa memandang status mereka.(erabaru/ran)