| Qui Jun dan Biksu yang Sombong |
| Ditulis oleh Oleh N. C. Ramaa | Jumat, 09 April 2010 |
|
Saat itu datang seorang hamba biarawan dengan membawa pesan: "Anak dari seorang perwira tentara ke sini untuk menemui Anda." Biarawan berkata, "Aku akan pergi dan menyambutnya." Shan menyambut putra perwira tentara dengan hormat. Setelah putra perwira tentara telah datang, Qui Jun bertanya pada Shan tentang alasan mengapa berperilaku bermuka dua. "Mengapa Anda menyapa putra perwira tentara begitu hormat, namun berperilaku begitu angkuh terhadap saya?" Shan sang Biksu itu dengan cepat menjawab: "Tolong jangan salah paham. Bagi saya sambutan tidak berarti menyambut, tidak meyambut berarti menyambut." Qui Juni memahami kenakalan biarawan itu dan memukul keras kepalanya dengan tongkatnya. "Menurut logika Anda, memukul Anda berarti tidak memukul dan tidak memukul Anda berarti memukul. Oleh karena itu, saya harus memberi Anda pemukulan," kata Qui Jun Shan segera menyadari kebodohan tindakannya dan mulai menunjukkan rasa hormat kepada semua orang yang dijumpainya, tanpa memandang status mereka.(erabaru/ran)
|
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi
- Tahun Naga, Tahun Perubahan

Pernah tinggal seorang biarawan bernama Shan, di sebuah desa di Tiongkok. Dia telah terkenal, tapi ia sangat sombong. Qui Jun mendengar tentang kesombongannya dan ingin memberi pelajaran pada biarawan tersebut. Dia pergi menemui Shan yang tidak menyambutnya dan tidak mempedulikan kehadirannya.





Mozilla Firefox