Era Baru News >> Cerita Budi Pekerti >> Cerita Budi Pekerti >> Dongeng Aesop: Sang Petani dan Bangau
Dongeng Aesop: Sang Petani dan Bangau
Ditulis oleh Era Baru Sabtu, 21 Agustus 2010

bangauSeekor bangau mempunyai sifat yang sangat sederhana dan dikenal baik. Pada suatu hari dia diundang oleh kelompok burung lain ke sebuah pesta makan-makan di ladang petani yang baru ditanami. Namun pesta itu harus berakhir dengan terperangkapnya semua burung-burung di jaring petani.

Menyadari nantinya akan membuat keluarganya bersedih hati dan kesusahan, Si bangau memohon kepada sang petani untuk melepaskannya.

“Tolong. Biarkan saya pergi, Saya berasal dari keluarga baik-baik, dari keluarga bangau yang anda sendiri tahu adalah jujur dan sederhana. Disamping itu, saya tidak tahu kalau burung yang mengundang saya itu bermaksud mencuri disin” kata Si bangau memohon.

”Anda mungkin seekor burung yang sangat baik.” jawab sang petani, “Tetapi saya telah menangkap anda  di jaring yang saya siapkan untuk menangkap pencuri dan Anda harus menerima hukuman yang sama dengan mereka.”

Moral dari kisah ini: Kita harus bertanggungjawab akan setiap jengkal perbuatan kita, jadi jangan ikut-ikutan ajakan berbuat buruk dari lingkungan sekitar, walaupun hanya sekali. (Era Baru)
]

Kisah ini adalah bagian dari Seri Dongeng Aesop
Aesop adalah seorang pendongeng yang konon hidup 600 tahun sebelum Masehi. Dongeng-dongengnya selalu mengajarkan kebaikan atau kebijakan untuk manusia.

 

Comments  

 
+1 # tikky theodore 2010-09-01 23:01
walau kita hidup SANGAT butuh pertemanan,tapi kita harus bisa memilah milah teman.
pada prinsifnya hanya orang dekat kita yg bisa menjerumuskan kita.
hidup harus punya prinsif yg kuat ,itu intinya,biar kita tidak ter ombang ambing bak sabut ditengah lautan.
Reply | Reply with quote | Quote