| Kenyataan Sebuah Ombak |
| Ditulis oleh Era Baru | Jumat, 13 Januari 2012 |
|
“Saya merasa begitu tertekan. Gelombang yang lain begitu besar sedangkan saya begitu kecil. Gelombang yang lain begitu kuat sedangkan saya lemah ...”
“Hal ini karena Anda belum melihat dengan jelas sifat asli Anda itulah sebabnya Anda menjadi sedih.”
Apakah saya bukan gelombang? Lalu apakah saya ini?
Gelombang ini hanyalah bentuk sementara dari sifat Anda. Pada kenyataannya, Anda adalah air.
Air?
Setelah Anda memahami dengan jelas bahwa sifat Anda yang sebenarnya adalah air, Anda tidak akan lagi menjadi terobsesi dengan bentuk gelombang dan dengan demikian Anda tidak akan lagi dalam kesedihan.
Saya mengerti sekarang. Saya adalah saya, Anda juga adalah saya. Kita berdua adalah satu.
Manusia adalah egosentris, orang berpikir bahwa "diri sendiri" adalah "aku," sehingga membedakan diri dari orang lain dan membandingkan diri sendiri dengan orang lain, sehingga membawa banyak kesedihan. Sebenarnya, manusia hanyalah salah satu unsur dalam besarnya alam semesta. Pikirkanlah tentang hal ini. (ran/rhb) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Makhluk Laut Misterius (Video)
- Kunyit Dapat Mematikan Sel Kanker
- Biksu Korea Terekam Kamera Saat Merokok dan Berjudi
- Prajurit Angkuh Kalah Perang
- Tim SAR Temukan 10 Jenazah di Lokasi Jatuhnya Sukhoi
- Lapan : Sukhoi Dikepung Awan Menjulang Tinggi
- Bahasa Misterius Ditemukan Dalam Tablet Kuno
- Adat Pemakaman Tradisional China (1)





Mozilla Firefox