| Strategi Kota kosong |
| Ditulis oleh Era Baru | Kamis, 17 Juni 2010 |
|
Saat itu Zhuge Liang baru saja mengirimkan semua jendral dan pasukannya bertempur ke luar, dan hanya meninggalkan beberapa pejabat sipil dan 2500 tentara di kotanya, berhadapan dengan situasi akan diserang ketika pertahanan lemah, kemudian Zhuge Liang memerintahkan spanduk, bendera disembunyikan dan semua tentara untuk diam dan berhenti berteriak-teriak. Siapa pun yang melanggar perintah akan segera dipenggal. Dia juga memerintahkan keempat gerbang dibuka dan beberapa prajurit menyamar menjadi warga sipil menyapu jalan saat ia duduk di anjungan tinggi benteng dengan tenang bermain kecapi bersama dua anak di sampingnya. Sima Yi bingung dengan kejadian ini. Dia tahu bahwa Zhuge Liang adalah ahli siasat militer yang sangat bijaksana jarang mengambil risiko. Melihatnya demikian tenang santai bermain kecapi, Sima Yi berpendapat bahwa ada jebakan sedang diatur. Masuk ke kota kosong pasukan akan mudah mengalami penyergapan. Jadi, ia memerintahkan pasukannya mundur untuk mengatur siasat. (Erabaru/art) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Penampakan UFO di Thames Estuary
- Tahanan Falun Gong Diambang Kematian
- Berlian Dibalik Kabut Percandian Muarajambi
- Rudal AS Tewaskan Tokoh al-Qaeda Pakistan
- Tentara Suriah Lancarkan Serangan Besar-besaran
- Kisah Sebatang Gandum
- Risiko Lahirkan Bayi Cacat Bagi Ibu Diabetes
- Mengatasi Polusi Timbal dengan Jamur
- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Cerita Tentang Einstein
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi

Menurut Kisah Tiga Kerajaan, komandan Wei Sima Yi pernah memimpin 150.000 pasukan untuk menyerang Xicheng dengan harapan menangkap Zhuge Liang.





Mozilla Firefox
Comments
Unbelieveable.... wkakakaa...
RSS feed for comments to this post.