| Isi Hatimu dengan Kebaikan |
| Ditulis oleh Erabaru | Rabu, 13 Januari 2010 |
|
Pada suatu hari, matahari bersinar cerah, tabib ini memajang koleksi buku-buku pengobatannya di halaman. Dia berjalan mondar-mandir seperti burung merak untuk menunjukkan kelebihan dirinya. Li Shizhen kebetulan melihat hal itu, ia tergerak hatinya untuk melonggarkan pakaiannya dan berbaring di sebelah rak-rak buku. Tabib itu melihat dada dan perut Li terkena sinar matahari dan bertanya, "Hei, apa yang Anda lakukan di sini?" Li berkata, "Saya juga ingin mendapatkan sinar matahari untuk buku-buku saya." Tabib bertanya, "Di mana buku-buku Anda itu?" Li menepuk-nepuk perutnya dan berkata, "Semua buku-buku saya di sini." Tentu saja Li Shizhen sedang menyindir, tapi kata-katanya memberitahu kepada kita bahwa pengetahuan seseorang tidak bergantung pada seberapa banyak buku yang dimiliki, tetapi pada seberapa banyak buku telah dipahami. Membaca adalah kegiatan pikiran. Buku, baik atau buruk, dapat mempengaruhi temperamen seseorang atau bahkan mengubahnya. Sebenarnya, temperamen dan jiwa terhubung. Buku yang bagus dapat memperkaya pikiran dan juga membantu memperbaiki seseorang dengan keindahan dan anugrah. Sedangkan bagi orang yang berkultivasi, ketika mereka memiliki belas kasih dalam hati, mereka akan baik dan damai. Tidak peduli kemana mereka pergi, mereka membawa medan kebaikan dan kedamaian. Seseorang pernah bertanya kepada pendiri agama Buddha, Sakyamuni, mengapa orang-orang yang memiliki karakter mulia dan suka untuk mengultivasi hati mereka tampaknya begitu damai dan bahagia? Sakyamuni berkata, "Mereka tidak sedih dengan masa lalu atau cemas tentang masa depan. Mereka puas dengan masa kini dan, karena itu, mereka senang dan bahagia." (Erabaru/ngrh) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Sepatu Hak Tinggi Sebabkan Gangguan Otot Kaki
- Percaya
- Korut Tengah Bangun Reaktor Nuklir Baru
- Chen Guangcheng Terima Paspor Dalam 15 Hari
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Cangkok Retina Dengan Tenaga Cahaya
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Penyebab dari Kegagalan
- Makhluk Laut Misterius (Video)
- Kunyit Dapat Mematikan Sel Kanker
- Biksu Korea Terekam Kamera Saat Merokok dan Berjudi
- Prajurit Angkuh Kalah Perang
- Tim SAR Temukan 10 Jenazah di Lokasi Jatuhnya Sukhoi
- Bahasa Misterius Ditemukan Dalam Tablet Kuno
- Lapan : Sukhoi Dikepung Awan Menjulang Tinggi
- Adat Pemakaman Tradisional China (1)

Seorang tabib terkenal Tiongkok kuno Li Shizhen, tinggal di kota Qichun, Propinsi Hubei pada masa Dinasti Ming 1518-1593. Menurut catatan sejarah, Li Shizhen adalah seorang tabib terkenal Tiongkok kuno dari masa Dinasti Ming. Li Shizhen seorang tabib yang brilian dan sangat suka pada buku-buku pengobatan. Ia dianggap seorang yang bijak di antara para tabib. Di kota asalnya, ada lagi tabib yang tidak tahu apa-apa dan biasa saja berpura-pura tahu segalanya. Tabib ini membeli banyak buku pengobatan untuk membuat orang - orang mengira bahwa ia memiliki pengetahuan yang luas. 


Mozilla Firefox