| Satu dari 10 Kelompok Mafia Dikepalai oleh Kader Partai Komunis |
| Ditulis oleh Erabaru News | Senin, 08 Maret 2010 |
|
Buku biru, yang merupakan Laporan Tahunan para Peraturan dan Perundangan China no 8(2010), adalah terbitan bersama antara Akademi Ilmu Sosial China (CASS) dan Institut Hukum Akademi Pers dan Ilmu Sosial China pada 25 Februari. Sebagai institusi akademi profesional tertinggi, CASS juga memerankan peran idiologi, menyebarkan kebijakan partai dan prinsip dibawah sistem politik China sekarang, menurut Dr. Zhang Boshu seorang filosop politik dan sarjana konstitusi yang pernah berkerja untuk CASS. Laporan menerangkan tentang meningkatnya kejahatan dan jumlah massa yang protes termasuk meningkatnya konflik sosial dan kesenjangan antara kaya dan miskin. Di katakan jumlah kejahatan pada sepuluh bulan 2009, 20 persen lebih tinggi dari bulan yang sama tahun 2008. Laporan itu juga menyalahkan usaha untuk ‘memelihara stabilitas sosial’ sebagai salah satu dari penyebab meningkatnya unjuk rasa, tetapi laporan itu tidak menyinggung, tentang pembonkaran paksa yang didukung oleh pejabat setempat, yang membuat kantong-kantong konflik diseluruh negeri. Laporan itu juga memakai bagian terpisah untuk mendiskusikan kejahatan mafia yang tidak diungkapkan dalam kampanye ‘memukul yang hitam’ istilah untuk mereka yang melakukan bisnis dengan dukungan pejabat. Disini ditunjukkan jenis-jenis kelompok mafia yang ada di China. Selain ‘Hitam’, ‘Merah’ dan ‘Putih’ adalah dua jenis lainnya. ‘Putih’ adalah perusahaan resmi, sedangkan ‘Merah’ adalah simbul warna dari Partai Komunis China. Penumpasan pada tingkat provinsiKampanye “Menghantam yang hitam” telah dikritik sebagai bermotif politik seperti gerakan Revolusi Kebudayaan. Itu dimulai pada bulan Juni 2009 oleh seorang pemimpin partai komunis Bo Xilai dari Chongqing. ‘Hitam’ biasanya diartikan sebagai gangster atau para penjahat. Media pemerintah memperjelas dengan mengatakan bahwa itu adalah untuk membasmi kejahatan dan korupsi lokal, sementara para pemerhati memandangnya sebagai tidak sah dan tidak konstitusional. Beberapa kritikus juga membantah bahwa itu adalah untuk memperkuat korupsi dilingkaran para penegak hukum. Kampanye ini dianggap sebagai kampanye terbesar untuk menumpas kejahatan dan korupsi dalam sejarah Chongqing sejak 1983, menurut wakil kepala dari Biro Keamanan Umum. Dalam artikel Southern Metropolis Daily yang bermarkas di Guangzhou melaporkan pada 3 Februari, mengatakan bahwa kampanye ini telah berhasil menangkap 10.372 orang di kota dan hampir 1.000 orang dihukum kerja paksa antara bulan 10 Juli sampai 30 September 2009. Artikel yang berjudul “Membludaknya Chongqing. Di tengah-tengah kampaye ‘menghantam yang hitam’” mengakibatkan pusat penahanan Chongqing kelebihan kapasitas. Menurut laporan buku biru, hampir sepuluh persen dari kelompok mafia diatur dan dikepalai oleh pejabat pemerintah. Kelompok mafia ini telah mengembangkan sayapnya pada berbagai industri dan membentuk monopoli untuk mengoptimalkan keuntungan. Karena penegak hukum telah menjadi payung dari perlindungan mafia, anak muda dan mereka yang lemah secara sosial telah dipaksa untuk memilih bergabung pada para mafia secara sukarela agar mendapatkan perlindungan. Ong Yew Kim, seorang professor di Universitas China Ilmu Hukum dan Politik, mengatakan kepada BBC China bahwa selama dua tahun sistem hukum China sudah tidak lagi berkembang dan meningkat. “Sebaliknya, telah terjadi kemunduran besar.” (EpochTime/man) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi
- Tahun Naga, Tahun Perubahan

Laporan tentang Peraturan dan Hukum China yang baru di keluarkan menguak kejahatan dan protes masa dalam jumlah besar tahun 2009, dan mencatat satu dari sepuluh kelompok mafia di ketuai oleh pejabat Partai Komunis China (PKC): Laporan itu menyatakan pelanggaran hukum akan menjadi semakin buruk tahun 2010.





Mozilla Firefox