Era Baru News >> China News & Culture >> China Update >> Suami Artis Shen Yun Ditahan di 'Fasilitas Cuci Otak’
Suami Artis Shen Yun Ditahan di 'Fasilitas Cuci Otak’
Ditulis oleh Oleh Tan Hohua Selasa, 09 Maret 2010

Seorang warga negara China yang diduga diculik oleh aparat keamanan publik di Bandara Pudong Shanghai telah dikirim ke sebuah "fasilitas cuci otak," menurut kelompok penyelidik Falun Gong di luar negeri.

Sebuah laporan awal mengenai suami Ms. Mei Xuan pemain erhu Shen Yun Performing Arts yang piawai dikeluarkan pada 2 Maret oleh Organisasi Dunia untuk Penyelidikan Penganiayaan Falun Gong (WOIPFG). Suami Ms. Mei, Jiang Feng, ditahan oleh polisi pada 18 Februari, sebelum ia naik pesawat dalam perjalanan ke AS.

Laporan WOIPFG menyatakan bahwa Mr. Jiang pertama kali ditahan oleh polisi di Kabupaten Luyang, Kota Hefei, sebelum diserahkan kepada Kantor 610.

Kantor 610 adalah sebuah badan extralegal yang dibentuk pada bulan Juli 1999 untuk tujuan mengkoordinasikan dan melaksanakan penindasan terhadap latihan spiritual Falun Gong, dimana Mr. Jiang dan Mr. Mei keduanya adalah pengikut Falun Gong.

WOIPFG melaporkan bahwa mereka masih berusaha untuk mengungkap semua individu yang terlibat dalam penganiayaan terhadap Mr. Feng. Laporan itu menyatakan bahwa aparat penegak hukum di Propinsi Shanghai dan Anhui memiliki catatan buruk bekerjasama dengan Kantor 610 dalam penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong, dan bahwa Mr. Jiang hanyalah salah satu dari sekian banyak praktisi yang lainnya.

Mr. Jiang adalah seorang tukang setel piano profesional. Dia mulai berlatih Falun Gong pada tahun 1992, pada tahun 1999 ia dan Ms. Mei menikah. Segera setelah itu, Partai Komunis China (PKC) memulai kampanye penganiayaan terhadap Falun Gong. Mr. Jiang ditangkap dan dihukum tiga tahun penjara.

Hari sebelum ia akan dibebaskan, Ms. Mei dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena keyakinannya. Tidak lama setelah dibebaskan Ms. Mei pergi ke AS.

Anggota Shen Yun Performing Arts yang lain telah melaporkan keluarga mereka juga dilecehkan di China, tetapi kasus Mr. Feng adalah yang paling parah sampai saat ini.

Laporan ini memberikan daftar nama dan posisi orang-orang yang diduga bertanggung jawab atas penculikan itu. (EpochTimes/dia)