| Irlandia Desak Uni Eropa Selidiki Perampasan Organ di China |
| Ditulis oleh Oleh: Gerald O'Connor | Selasa, 27 Juli 2010 |
|
"Saya sudah menginstruksikan Departemen saya untuk mengangkat masalah ini di tingkat Uni Eropa, untuk bekerja sama dengan Negara Anggota Uni Eropa dalam menyelidiki tuduhan panen organ, dan meminta respon dari pemerintah China," ujar Martin dari pihak Kementerian. Menurut Martin, Pemerintah Irlandia telah mempertanyakan tentang tuduhan ini sejak 2006. Namun jawaban yang diterima tidak menghentikan desas desus bahwa pihak berwenang di China memanen organ dari tahanan yang hidup dan kemudian menjualnya demi keuntungan. "Kami menganggap sangat serius tuduhan yang telah dibuat di masa lalu mengklaim bahwa organ hidup telah dipanen dari praktisi Falun Gong dalam tahanan," ungkapnya. Ia menyatakan bahwa pertanyaan ekstensif tentang masalah 'panen' organ tersebut dibuat oleh Departemen Kementrian dalam kerangka kerja Uni Eropa dan PBB 2006/ 2007 serta melalui Kedubes Irlandia di Beijing dan dengan berbagai organisasi HAM. "Pada waktu itu, kami gagal untuk mengidentifikasi bukti-bukti yang cukup dan independen untuk membenarkan tuduhan, namun hal ini terus dikaji," jelasnya. Pernyataan dari kementerian tersebut menjawab pertanyaan yang diajukan oleh anggota dewan Fine Gael PJ Sheehan. Kementerian menyimpulkan bahwa tuduhan paling baru yang dirujuk Deputi, berkaitan dengan dugaan eksekusi tahanan, termasuk praktisi Falun Gong, Tibet, Kristen dan Uighur serta memanen organ-organ tubuh mereka untuk dijual. "Ini adalah jenis tuduhan yang paling serius dan saya telah menginstruksikan pejabat Departemen saya untuk mencoba menetapkan apakah tuduhan itu dapat atau tidak didukung," ujar Kementrian. Pernyataan terbaru dari kementerian menindaklanjuti sejumlah arahan David Matas dan David Kilgour untuk Pemerintah Irlandia mulai 2006. Mr. Matas seorang pengacara HAM ternama dan Mr. Kilgour mantan anggota Pemerintah Kanada melakukan investigasi perampasan organ dari para praktisi Falun Gong di China, dimana mereka menyimpulkan keyakinan mereka bahwa pengambilan organ itu terus berlanjut. Seperti dimuat dalam laporannya Kilgour-Matas "Bloody Harvest" bahwa pemerintah rezim partai Komunis China telah membunuh sebagian besar tahanan Falun Gong. "Kami telah menyimpulkan bahwa orang-orang pemerintah China dan agen-agennya di berbagai wilayah, di rumah sakit tertentu, tetapi juga pusat penahanan dan 'pengadilan rakyat,' sejak 1999 telah membunuh sejumlah besar tahanan Falun Gong. Organ vital mereka termasuk ginjal, hati, kornea mata dan jantungnya, telah dirampas paksa untuk dijual dengan harga tinggi, kadang-kadang kepada orang asing, yang biasanya menunggu lama sumbangan sukarela organ-organ seperti itu di negara mereka," kutip laporan Kilgour-Matas. Pada akhir arahan kepada Komite Dail di Urusan Luar Negeri di tahun 2007, Mr. Paul Bradford seorang senator Fine Gael yang menjadi ketua saat itu menyatakan bahwa komite akan "menyelidiki dengan semaksimal mungkin" apakah perampasan organ praktisi Falun Gong benar terjadi di China. Namun tiga tahun kemudian temuan laporan ini belum juga diterbitkan. Meskipun Pemerintah Irlandia punya masalah lebih besar untuk ditangani saat ini, namun masalah apakah sebuah rezim mengendalikan negara sebesar 1,4 milyar orang dalam perampasan organ hidup-hidup untuk kemudian dijual pantas untuk diselidiki. Terutama dalam kasus ini sejak setiap fungsi Pemerintah Irlandia yang berhubungan dengan Urusan Luar Negeri, termasuk departemen pemerintahan, Komite Dail, dan bahkan manifesto untuk pemerintah bagi partai Hijau menyerukan isu-isu ini "diangkat dalam setiap kesempatan yang ada." (EpochTimes/ray) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi
- Tahun Naga, Tahun Perubahan

Menteri Luar Negeri Irlandia, Micheal Martin TD mendesak Uni Eropa untuk menyelidiki dugaan 'panen' organ dari praktisi Falun Gong di China.





Mozilla Firefox