Era Baru News >> China News & Culture >> China Update >> Praktek Transplantasi Organ Ilegal Rezim China (Video)
Praktek Transplantasi Organ Ilegal Rezim China (Video)
Ditulis oleh Erabaru News/NTD Senin, 04 Oktober 2010

Amnesty International Peringatkan Perusahaan yang Terlibat dalam Industri Obat Transplantasi Organ China

Maraknya industri transplantasi organ di China telah menarik investasi dari perusahaan farmasi asing yang mengkhususkan diri pada produksi obat-obatan transplantasi organ.

Namun, perwakilan dari  Amnesty International mengatakan perusahaan-perusahaan ini perlu mempertimbangkan lebih dari sekedar bisnis ketika terlibat dengan China, karena sangat banyak praktek-praktek ilegal yang terjadi di sana.

Danièle Gosteli dari, Amnesty International Swiss bidang Ekonomi dan Hak Asasi Manusia mengatakan,  bahwa jika perusahaan berpartisipasi bisnis perdagangan organ maka akan merusak reputasi mereka.

"Tentu saja, jika sebuah perusahaan internasional secara sadar berpartisipasi dan terus melakukannya bahkan dengan pengetahuan tentang perdagangan organ, ini akan menjadi dampak yang sangat buruk terhadap reputasinya," ujar  Gosteli.

Perusahaan seperti Roche Swiss yang berbasis di pasar obat transplantasi di China, telah mendapat peringatan keras dari  pembela hak-hak asasi manusia karena mengabaikan pelanggaran etika terjadi di bawah rezim komunis China.

Menurut statistik resmi, sekitar 10.000 transplantasi organ dilakukan di China setiap tahun dan 65% dari mereka diperkirakan berasal dari tahanan yang dieksekusi, biasanya tanpa bukti persetujuan. Sebuah investigasi yang sedang berlangsung oleh pendukung hak asasi manusia internasional juga menunjukkan sumber organ tersebut berasal dari para praktisi Falun Gong yang dipenjarakan karena keyakinan mereka. Di bawah rezim komunis China, organ tersebut diambil saat mereka masih hidup dan dijual untuk transplantasi pasien.

"Perusahaan-perusahaan farmasi tidak dapat menjamin sumber organ bagi para pasien," kata Gosteli.

Gosteli mengatakan perusahaan internasional harus menekan rezim komunis China untuk membuat praktik sumber organ transplantasi transparan. (EpochTimes/NTD/man)

NTD News