| Foxconn China Tidak Mau Bekerja Sama |
| Ditulis oleh RFA | Kamis, 26 May 2011 |
|
Sebuah ledakan mengguncang Pabrik Hongfujin Precision Electronics Jumat (20/5) di zona teknologi tinggi industri Chengdu barat, menewaskan tiga orang dan melukai 15 lainnya, menurut News Agency pemerintah. Keluarga pekerja di pabrik Foxconn telah meminta perusahaan daftar nama mereka yang tewas dan terluka, tetapi permintaan mereka ditolak, Jian Guangzhou, wartawan Oriental Morning Post diantara yang pertama melaporkan ledakan, mengatakan kepada Times Global.
"Saya melihat para orang tua yang tidak dapat berkomunikasi dengan anak-anak mereka hari Sabtu," kata Jian. "Mereka pergi ke pabrik untuk melihat apakah anak-anak mereka aman, tapi pabrik mengatakan tidak ada daftar korban dan menolak untuk membantu." Pabrik itu dibangun dalam waktu yang sangat singkat. "Proyek Chengdu hanya perlu waktu 76 hari dari konstruksi sampai pengoperasian. Ini adalah rekor baru di Foxconn secara global," petugas kepala investasi Foxconn, Zhuang Hongren, mengatakan pada upacara yang menandai dimulainya operasi di pabrik pada bulan Oktober, menurut laporan Chengdu Daily. (RFA/man) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Sepatu Hak Tinggi Sebabkan Gangguan Otot Kaki
- Percaya
- Korut Tengah Bangun Reaktor Nuklir Baru
- Chen Guangcheng Terima Paspor Dalam 15 Hari
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Cangkok Retina Dengan Tenaga Cahaya
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Penyebab dari Kegagalan
- Makhluk Laut Misterius (Video)
- Kunyit Dapat Mematikan Sel Kanker
- Biksu Korea Terekam Kamera Saat Merokok dan Berjudi
- Prajurit Angkuh Kalah Perang
- Tim SAR Temukan 10 Jenazah di Lokasi Jatuhnya Sukhoi
- Bahasa Misterius Ditemukan Dalam Tablet Kuno
- Lapan : Sukhoi Dikepung Awan Menjulang Tinggi
- Adat Pemakaman Tradisional China (1)





Mozilla Firefox