| Kunjungan Wakil PM China ke Hong Kong Menuai Protes |
| Ditulis oleh Era Baru News | Rabu, 24 Agustus 2011 |
|
Ketika wakil perdana menteri China mengadakan tiga hari kunjungannya ke bekas koloni Inggris Hong Kong, kepergiannya tidak mendapat lambaian tangan dan selamat tinggal ramah tapi suara-suara protes dan kemarahan terhadap rezim komunis. Dan suara-suara itu diredam sebagian oleh polisi Hong Kong.
Sementara saat mengadakan upacara peresmian kantor pusat baru di kawasan administratif khusus pada hari terakhir, Li Keqiang dihadapkan dengan kerusuhan sipil yang mungkin akan ditekan oleh pasukan polisi jika terjadi di China daratan. |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Sepatu Hak Tinggi Sebabkan Gangguan Otot Kaki
- Percaya
- Korut Tengah Bangun Reaktor Nuklir Baru
- Chen Guangcheng Terima Paspor Dalam 15 Hari
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Cangkok Retina Dengan Tenaga Cahaya
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Penyebab dari Kegagalan
- Makhluk Laut Misterius (Video)
- Kunyit Dapat Mematikan Sel Kanker
- Biksu Korea Terekam Kamera Saat Merokok dan Berjudi
- Prajurit Angkuh Kalah Perang
- Tim SAR Temukan 10 Jenazah di Lokasi Jatuhnya Sukhoi
- Bahasa Misterius Ditemukan Dalam Tablet Kuno
- Lapan : Sukhoi Dikepung Awan Menjulang Tinggi
- Adat Pemakaman Tradisional China (1)


"Pemerintah Hong Kong sensor semua suara sipil yang menentang rezim komunis China, seperti yang menuntut keadilan atas pembantaian Lapangan Tiananmen dan mencari demokrasi," kata Lee Chaeuk-yan, ketua Aliansi.


Mozilla Firefox