|

Sebuah ledakan pabrik kimia telah menewaskan para pekerja di Kota Xintai, Provinsi Shandong, China, Sabtu (19/11). Asap hitam mengepul ke langit dari pabrik yang terbakar setelah perangkat pendingin cair tiba-tiba meledak selama perbaikan.
Berita Xinhua melaporkan 14 kematian namun angka yang diberikan oleh beberapa saksi lebih dari itu.
Tingkat resiko dan bahaya polutan bahan kimia yang terlepas belum bisa dipastikan.
Pabrik, Shandong Liaherd Chemical Industry Co, memproduksi melamin 300 ribu ton per tahun, tetapi produksinya sekarang dihentikan sampai akhir tahun.
Pada 21 November, Mr. Wang, seorang pekerja di pabrik kimia, menggambarkan tragedi itu ke New Tang Dynasty TV: "Perangkat [pendinginan] keselamatan terbakar ketika para pekerja sedang bekerja di atasnya. 13 orang meninggal di pabrik, semua terbakar sampai mati. Sekarang pabrik ditutup dan kita tidak tahu kapan akan dibuka kembali."
Mrs. Shao, yang bekerja pada restoran dekat pabrik, mengatakan bahwa pabrik kimia tersebut baru dibuka dan korban yang tewas lebih banyak. "Delapan belas orang meninggal dan yang lainnya masih sedang diselamatkan. Daerah itu dipenuhi asap menyengat dan bau yang kuat. Seperti saat ini, mungkin 18 pekerja telah meninggal dimana lebih dari 10 orang yang tewas seketika dan satu masih belum ditemukan."
Seorang netizen pada BBS Zhongsou.com menulis, "Ada sekitar 20 kematian. Kamar mayat Rumah Sakit Ketiga Kota Xintai penuh dan beberapa mayat harus dikirim ke tempat lain. Ambulan rumah sakit berlari bolak-balik berusaha menyelamatkan orang yang terluka. Personil medis semua bertugas di UGD. Beberapa yang terluka parah dipindahkan ke rumah sakit lain, seperti Rumah Sakit Taian."
Netizen ini juga mengungkapkan bahwa polutan yang dipancarkan dari pabrik itu sangat berbahaya. Untuk saat ini, sulit untuk menilai tingkat risiko dan bahayanya, kata netizen itu.
Banyak orang berkomentar di Internet tentang penggunaan melamin terkait dengan ledakan ini dan percaya bahwa ini adalah konsekuensi, atau bahkan sebuah kejadian dari retribusi, untuk melamin yang digunakan dalam makanan sebagai suplemen ‘protein.’ Beberapa menunjukkan bahwa harus dilakukan penyelidikan pada industri yang mengunakan melamin pada makanan.
Melamin telah ditambahkan dalam beberapa makanan di China, yang paling terkenal pada susu, karena ketika makanan diuji, melamin memberikan data protein tinggi. Hal ini memungkinkan produsen susu untuk mencairkan susu mereka, membuat bisnis mereka lebih menguntungkan. Pada tahun 2008, penggunaan melamin dalam susu menyebabkan 300.000 orang dilaporkan jatuh sakit di China dengan 6 bayi meninggal karena kerusakan ginjal.
Pabrik kimia di China daratan telah menyebabkan polusi serius dan sering mengalami ledakan.
Pada 19 November, kebakaran di Pabrik Kimia Chuanqing Chongqing mencederai 3 pekerja. Pada 12 November, satu orang tewas dalam sebuah ledakan di sebuah pabrik kimia di Kota Wenzhou. Pada 14 Oktober tahun lalu, sebuah ledakan pada pabrik kimia Huakai Enterprises Co (Ltd) di kota Shanxi Jincheng menyebabkan 2 kematian. (EpochTimes/suk) |