| Musisi Muda: 'Saya jatuh cinta pada musik Tiongkok' |
| Ditulis oleh Oleh: Brett Featherstone | Senin, 28 Desember 2009 |
|
"Ini membuat anda bisa merasakan kebudayaan Tiongkok. Kami tidak pernah ke Asia, sehingga ini sangat menarik," kata Miss Tompkins, seorang musisi. "Sangat mengejutkan. Saya tidak mengharapkannya sama sekali. Karena begitu terbiasa dengan pertunjukan tari Amerika, anda terbiasa dengan intensitas, jadi anda harus belajar untuk memperlambatnya. Langkah yang sangat berbeda, menjadi cara yang sangat berbeda. Ini budaya yang berbeda, jadi anda harus memperlambat pikiran Amerika anda. " kata Mrs. Tompkins seorang novelis. Shen Yun, Perusahaan tarian dan musik Tiongkok klasik yang berbasis di New York, menonjolkan mitos dan legenda kuno, juga kisah-kisah nyata orang-orang mengatasi penganiayaan di China saat ini. "Bagian penganiayaan komunis telah mengguncangkan- yaitu pemukulan terhadap ibu dan anak. Komunisme masih hidup dan sehat di China, dan anda tidak berpikir banyak tentang hal itu di sini. Kami berpikir tentang itu, tapi kita tidak menyadari bahwa itu masih menjadi masalah umum." "Menyaksikan [pertunjukannya] adalah menyenangkan, dan saya lupa bahwa para wanita amat sangat, amat sangat feminin. Kami telah menjadi semacam masyarakat pejuang hak wanita di sini. Itu adalah sangat feminim - benar-benar indah ... mungkin kita menyembunyikannya sedikit. Kita hanya perlu diingatkan tentang bagaimana mengekspresikan kefeminiman itu." Miss Tompkins, yang mendapat pelatihan dalam bidang musik, berkata dia suka Shen Yun salah satu jenis orkestra perpaduan instrumen Barat dan Tiongkok. "Saya telah menemukan apa yang benar-benar saya sukai. Saya sedang jatuh cinta pada musik Tiongkok klasik." "Saya selalu menyukai genderang," ia melanjutkan. "Saya kira ada sesuatu yang sangat bergairah dalam ketukan genderang. Sesuatu yang sangat ...yang membuat hati anda dapat bergerak dengannya. Kadang-kadang membantu anda masuk lebih dalam ke dalam pertunjukan." Adapun perpaduan instrumen Barat dan Timur, Miss Tompkins berpikir mereka dipadukan dengan "benar-benar baik" dan ibunya setuju. "Ketika saya pertama kali tiba di sini saya kira itu adalah rekaman." "Dinamika gerakan mereka dan kenyaringan dan kelembutan dan instrumen yang mereka gunakan - adalah sangat indah," tambah Miss Tompkins. Pasangan itu heran pada para penari 'kemampuannya luar biasa dan tidak melihat adanya kemitraan antara penari laki-laki dan perempuan. "Ini lebih dari menerima itu secara keseluruhan," kata wanita yang lebih muda. "Seperti setiap bagian merupakan bagian dari keseluruhan, seperti bagaimana mereka bergerak." "Acara itu benar-benar membuat saya tersenyum. Banyak tarian menjelaskan bahwa sekarang sangat gelap. Hal ini sangat bersih dan segar, dan itu memberi anda lebih dari seperti sebuah..." "Saya terus seperti menjadi anak kecil yang tidak bersalah," kata ibunya. "Dibandingkan dengan apa yang kita biasa lihat, ini adalah kesucian." (Epoch Times/dia) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Penampakan UFO di Thames Estuary
- Tahanan Falun Gong Diambang Kematian
- Berlian Dibalik Kabut Percandian Muarajambi
- Rudal AS Tewaskan Tokoh al-Qaeda Pakistan
- Tentara Suriah Lancarkan Serangan Besar-besaran
- Kisah Sebatang Gandum
- Risiko Lahirkan Bayi Cacat Bagi Ibu Diabetes
- Mengatasi Polusi Timbal dengan Jamur
- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Cerita Tentang Einstein
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi

Houston - Perusahaan 





Mozilla Firefox