Kehidupan

Karma Seorang Menteri

article thumbnail Pada masa Buddha masih hidup, ada seorang menteri. Dikarenakan peramal nasib telah meramal nasibnya bahwa dia akan mati dibunuh orang, dia sangat takut dan...

Kesehatan

Mengenali Pikiran Anda

article thumbnail Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan kesehatan (dan kesehatan mental) sebagai: “Kesehatan adalah kondisi fisik, mental, dan kesejahteraan sosial yang...

Iptek

Nebula Planet Menyerupai Pijar Hijau Mikro-organisme

article thumbnail Very Large Telescope milik European Southern Observatory telah menangkap gambar rinci IC 1295, sebuah nebula planet di konstelasi Scutum Shield.

Sejarah

Bangau Tertinggi di Dunia Kemungkinan Akan Punah

article thumbnail Burung terbang tertinggi di dunia, bangau Sarus (Grus Antigone), terdaftar sebagai spesies yang rentan oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN),...

Arkeolog Maya Menggali Monumen Baru Terkait 2012 PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Erabaru News   
Rabu, 04 Juli 2012 09:02

alt

Para arkeolog di lokasi La Corona, Guatemala telah menemukan teks 1.300 tahun Maya yang memberikan referensi kedua tentang "tanggal berakhirnya dunia" yang oleh kalender Maya disebutkan pada 21 Desember 2012.

Temuan ini, merupakan salah satu hiroglif paling signifikan dalam beberapa dekade dan telah diumumkan di Istana Nasional Guatemala, 28 Juni lalu.

"Teks ini menyingkap sejarah politik kuno--bukan nubuat atau ramalan," kata Marcello A. Canuto, direktur Lembaga Riset Amerika Tengah, Tulane dan wakli-direktur penggalian di La Corona.

Sejak 2008, Canuto dan Tomás Barrientos dari Universidad del Valle de Guatemala telah memimpin penggalian di La Corona, sebuah situs yang sebelumnya dirusak oleh para penjarah.

"Tahun lalu, kami mendapati bahwa para penjarah dari bangunan tertentu telah membuang beberapa batu berukir karena benda itu terlalu rusak untuk dijual di pasar gelap barang antik," kata Barrientos, "jadi kami tahu mereka menemukan sesuatu yang penting, tapi kami juga berpikir bahwa kemungkinan mereka juga melewatkannya. "

Apakah Canuto dan Barrientos menemukan teks terpanjang yang pernah ditemukan di Guatemala. Diukir pada langkah tangga, hal itu mencatat 200 tahun sejarah La Corona, kata David Stuart, direktur Pusat Mesoamerika di The University of Texas di Austin, anggota ekspedisi 1997 yang pertama mengeksplorasi situs tersebut.

Sementara yang diuraikan ini baru ditemukan pada bulan Mei, Stuart mengakui referensi Tahun 2012 pada blok bantalan tangga 56 hieroglif berukir halus. Hal ini memperingati kunjungan kerajaan ke La Corona pada 696 SM oleh penguasa Maya paling kuat saat itu, Yuknoom Yich'aak 'K'ahk dari Calakmul, hanya beberapa bulan setelah kekalahannya oleh Tikal pada 695 SM. Menurut para ahli, ia tewas dalam pertempuran ini.

"Ini adalah saat kekacauan politik di wilayah Maya dan raja ini merasa harus menyinggung siklus waktu yang lebih besar yang terjadi pada akhir tahun 2012," kata Stuart.

Jadi, bukan bernubuat, referensi 2012 menempatkan masalah dan prestasi pemerintahan raja ini menjadi sebuah kerangka kosmologis yang lebih besar.

"Dalam masa krisis, suku Maya kuno menggunakan kalender mereka untuk lebih mempromosikan kesinambungan dan stabilitas dibandingkan memprediksi kiamat," kata Canuto. (Erabaru/ScienceDaily/sua)

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 11 Juli 2012 05:22
 

Internasional

Gempa Dahsyat Nikaragua Dekat Situs yang Hancur pada 1972 (Video)

article thumbnail Sebuah gempa berkekuatan 6,5 di Nikaragua pada Sabtu (15/6) terjadi sekitar 50 mil dari ibukota, Managua, di mana pada tahun 1972 telah diguncang gempa dahsyat yang mengakibatkan mayoritas...

Cerita Budi Pekerti

Legenda Tiongkok: Utusan Cerdas

article thumbnail Dalam sejarah Tiongkok, seorang putri menikahi raja negara bagian lain untuk mengamankan loyalitas adalah umum. Sebuah contoh yang baik dari ini adalah ketika Putri Wencheng dari Dinasti Tang...