![]() Praktisi Falun Gong Terancam Dideportasi ke ChinaNTD Video | suandi | Selasa, 21 May 2013 |
![]() Persoalan Kekurangan Pangan Meningkat di VenezuelaNTD Video | suandi | Selasa, 21 May 2013 |
![]() Filipina Menggali Permata Turisme Bukit-bukit PasirNTD Video | suandi | Selasa, 21 May 2013 |
![]() Penundaan Vonis Hukuman Mati Mantan Polisi ChongqingNTD Video | suandi | Selasa, 21 May 2013 |
![]() BYD Luncurkan Taksi Listrik di Hong KongNTD Video | suandi | Selasa, 21 May 2013 |
|
MORE_IN: NTD Video |
- Praktisi Falun Gong Terancam Dideportasi ke China
- Persoalan Kekurangan Pangan Meningkat di Venezuela
- Filipina Menggali Permata Turisme Bukit-bukit Pasir
- Penundaan Vonis Hukuman Mati Mantan Polisi Chongqing
- BYD Luncurkan Taksi Listrik di Hong Kong
- Bodyguard di Kolombia Mendapat Sentuhan Wanita
- PBB: Perbanyaklah Makan Serangga
- Penghargaan Medali St.Elizabeth Kepada Tahanan Tak Bersalah
- Kenangan dari Benda Peninggalan Lapangan Tiananmen
- Tiga Milyar Orang dalam Bahaya Ketika Memasak Makanan
- Parade Akbar New York Mengungkap Perjalanan Sejarah Falun Dafa
- Kelompok Pengacara HAM China Ditangkap Setelah Mengunjungi Pusat Cuci Otak
- Virus SARS Baru Mungkin Bisa Menular Antara Manusia
- Komentar Walikota Jepang Memancing Kemarahan China
- Zhang Guolao, Dewa Tao yang Eksentrik
- Wakil Presiden Parlemen Eropa Serukan Kebebasan Pers di China
- Bali Memilih Gubernur
- FOKUS DUNIA 17 Mei 2013
- Hari Falun Dafa Dirayakan Di Seluruh Dunia
- Wanita 65 Tahun Memenangi Kontes Kecantikan
- Kongres AS Mengkaji Kamp Kerja Paksa China
- Aksi Damai Falun Dafa di Surabaya Dihalangi Polisi
- Yoko Ono Luncurkan Bus Pendidikan John Lennon
Kehidupan
| Terong Mentah |
Kesehatan
| Mengenali Pikiran Anda |
Iptek
| Nebula Planet Menyerupai Pijar Hijau Mikro-organisme |
Sejarah
| Desa Maya yang Terkubur Menyingkap Wawasan Baru Pertanian Kuno |
| Gu Kailai Divonis Mati |
|
|
|
| Ditulis oleh Erabaru News |
| Senin, 20 Agustus 2012 23:50 |
|
Pengadilan China menjatuhkan hukuman mati kepada Gu Kailai, istri pemimpin ambisius rezim komunis China, Bo Xilai, Senin (20/8), demikian pernyataan kuasa hukum keluarga Neil Heywood. Kepada para wartawan, kuasa hukum keluarga Heywood, He Zhengsheng mengatakan pengadilan menyatakan Gu terbukti bersalah membunuh pria Inggris berusia 41 tahun itu. Pengadilan, lanjut Zhengsheng, menjatuhkan hukuman mati dengan masa penangguhan dua tahun yang biasanya akan menjadi hukuman penjara seumur hidup. Pembacaan vonis ini tertutup bagi wartawan asing. Namun Zhengsheng yang hadir di persidangan mengatakan Gu Kailai hadir dan mendengarkan vonis yang dijatuhkan kepadanya. Sementara itu, salah seorang pekerja keluarga Bo Xilai, Zhang Xiaojun dijatuhi hukuman penjara sembilan tahun karena dianggap membantu pembunuhan itu. "Kami menghargai keputusan pengadilan," ujar He Zhengsheng singkat menanggapi hasil akhir sidang itu. Dalam sidang, Gu Kailai mengaku membunuh Neil Heywood dengan menggunakan racun. Dia melakukan pembunuhan karena Neil mengancam putranya setelah kerja sama bisnis mereka gagal. Kematian Heywood di kamar sebuah hotel di barat daya China pada November tahun lalu itu pada awalnya diduga akibat serangan jantung. Namun pada April lalu, pemerintah China mengatakan Gu Kailai dicurigai terlibat dalam pembunuhan Neil Heywood. Kasus ini berpengaruh buruk terhadap karir politik Bo Xilai, yang baru saja mendapatkan promosi ke jajaran elit pimpinan partai komunis yang secara efektif menjalankan pemerintahan China. Kini Bo tengah menjalani penyelidikan atas dugaan korupsi dan masa depannya masih belum jelas. Para pengamat politik China mengatakan para pemimpin China ingin segera mengakhiri kontroversi yang mengungkap gejolak di tubuh partai menjelang penyerahan kekuasaan ke generasi baru yang dijadwalkan pada musim gugur mendatang. (Erabaru/bbc.co.uk/sua) |
| Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 22 Agustus 2012 10:28 |
Nasional
| Aktor Intelektual Sulit Diungkap Karena Penanganan Teroris Tak Profesional | ||
Internasional
| Tiga Milyar Orang dalam Bahaya Ketika Memasak Makanan | ||
China
| Kelompok Pengacara HAM China Ditangkap Setelah Mengunjungi Pusat Cuci Otak | ||
Cerita Budi Pekerti
| Belajar dengan Tekun dan Tanpa Lelah | ||
Opini
| Resiko Seorang pemimpin, Resiko yang Dipimpin | ||





















Mozilla Firefox