| Tersesat di Dasar Laut Selatan III |
| Ditulis oleh Era Baru | Sabtu, 06 Februari 2010 |
|
“Ning.nang.ning.....gur.........” “ning-nung-nang-ning-nong..pur-pur......gir..........” Di pagi yang cerah, alunan musik gambelan yang dimainkan sepuluh pemuda desa, dengan suara nan merdu memecah suasana, seolah mengalahkan indahnya deburan ombak. Ditambah sinar matahari pagi, dan kepulan asap kemenyan membuat suasana teramat kusyuk. Belasan warga yang tak ikut memainkan Gambelan juga menunggu dengan harap-harap cemas. Akan tetapi tak jelas, apa yang mereka tunggu. Tampak diantaranya Mama Bima Sakti dan keluarga kawan-kawan Bima yang ikut menghilang bagai ditelan bumi. Masyarakat setempat meyakini, suara Gambelan akan membuat penunggu laut selatan mengembalikan manusia yang di ambil. Baik dalam keadaan hidup ataupun telah menjadi jasad. Sementara itu, sekitar 500 meter dari kegaduhan ritual tadi, belasan orang lainnya tampak bersila dengan simpul meditasi. Ya,....mereka memang sedang bermeditasi. Namun, ternyata kesadaran mereka tak pergi kemana-mana. Namun, mereka nampak sadar sepenuhnya bahwa mereka sedang duduk membentuk simpul di Pantai Selatan ini. Tampak diantaranya Papa dan Mama Virgo dalam barisan meditasi itu. Sementara itu, Oh,...tidak,......walau mereka tampak tak melakukan apa-apa, puluhan....ah tidak, ratusan.....ah tampaknya lebih, sinar warna-warni membentuk roda terbang dari arah mereka. Terbang menuju tengah laut tak putus-putusnya. Berselang beberapa menit, roda-roda sinar itu kini tampak diikuti oleh sinar pelangi yang berasal dari suara gambelan. Sinar itu,......memang tak terlihat kasat mata. Namun, beberapa orang yang mata bathinnya terbuka tampak melihatnya dengan jelas. Sementara itu, “Gur........ning.nong.ning.......pur.....” “Ning.nang.ning.....gur.........” “ning-nung-nang-ning-nong..pur-pur......gir..........” “Ach....sakit........” “Aduhhhh.....emak......” “Jangan,... Bapa........” Erangan manusia, dari usia belasan hingga 30-an tahun tampak merangkak mendaki gunung, oh bukan.....tampaknya bukan gunung,...tapi tumpukan atau tepatnya gunungan batu karang laut. Manusia yang jumlahnya mencapai ratusan, dan bahkan mungkin ribuan orang ini, yang jelas menyemut, tampak mendaki dengan membawa batu. Ada yang dijinjing, ada yang di pikul, dan ada yang di angkat di atas kepala dengan tangan. Tampaknya pekerjaan yang sangat-sangat melelahkan, namun, ketika ada yang berhenti, sambaran pecut akan membayar sedikit waktu istirahat itu. Akan tetapi mereka tak bisa berbuat banyak, karena kaki dan tangan mereka di rantai. Hey,.....lihat.....ada Bima dan Virgo, eh,....ada empat teman sekelasnya juga. Lha,.....???, kok ada ikan-ikan beterbangan di sela-sela mereka. Oh, bukan terbang, tapi berenang.....tampaknya, mereka berada di tengah laut. Namun, ini sepertinya bukan tubuh fisik mereka, melainkan jiwa atau kesadaran utama mereka. Sssssttttttttttt.......ada yang berbisik.......... “Bim......bim.....sssttttt...bim...ini dmana?,” bisik Virgo kepada Bima yang berjalan setengah merangkak di sampingnya. “Entah, begitu tersadar aku sudah menjinjing batu,” “Bisa kamu cari tahu?,” “Ok....sebentar ya,” “Gur........ning.nong.ning.......pur.....” “Ning.nang.ning.....gur.........” “ning-nung-nang-ning-nong..pur-pur......gir..........” Ternyata, roda sinar dan sinar pelangi yang dipancarkan oleh gamelan dan kelompok orang yang bermeditasi membangunkan sebagian jiwa utama ini, termasuk Bima dan Virgo. Bersambung...
(NB : Cerita ini diambil dari sebuah eNovel 'Petualangan Menuju Surga Abadi' karya Wayan Adi. Dipublish bersambung Senin s/d Jum'at. Artikel sebelumnya bisa dibaca di Rubrik Kehidupan (Keluarga)) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Diganjar Penjara Seumur Hidup, Patek : Saya Mohon Maaf
- Takut Gempa Susulan Ribuan Warga Italia Mengungsi
- Chen Guangcheng Tiba di Amerika Serikat
- Pakistan Blokir Twitter
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Sepatu Hak Tinggi Sebabkan Gangguan Otot Kaki
- Bahasa Misterius Ditemukan Dalam Tablet Kuno
- Jatuhnya Sukhoi "Human Error," Kegagalan Teknis atau Faktor Cuaca?
- Belenggu Hati
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Kisah Kaisar Liang Wu

“Gur........ning.nong.ning.......pur.....”


Mozilla Firefox