| Kisah Sebatang Gandum |
| Ditulis oleh Era Baru | Rabu, 08 Februari 2012 |
|
Pada masa itu, gandum yang terdapat di pohon gandum bukan hanya beberapa puluh butir saja. Gandum tumbuh dari pucuk sampai ke akar. Batang dan daun gandum tumbuh dengan subur dan panjang.
Namun manusia yang hidup dalam kehidupan yang melimpah ini tidak menghargai karunia dari para Dewa. Perempuan ini lalu mencabut segenggam pohon gandum yang tumbuh dan berbuah dengan subur. Tanpa peduli memakai pohon gandum ini mengibas membersihkan baju anaknya yang penuh lumpur.
Pada saat ini tepat Kaisar langit lewat, melihat peristiwa ini kaisar langit sangat marah dan berkata, “Mulai saat ini saya akan membuat gandum tidak akan berbuah lagi, manusia tidak pantas mendapat berkat dari Allah.”
Akhirnya karena Kaisar langit yang mempunyai belas kasih yang besar memenuhi permintaan mereka, sehingga meninggalkan sedikit buah gandum yang tumbuh seperti keadaan sekarang ini. |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Diganjar Penjara Seumur Hidup, Patek : Saya Mohon Maaf
- Takut Gempa Susulan Ribuan Warga Italia Mengungsi
- Chen Guangcheng Tiba di Amerika Serikat
- Pakistan Blokir Twitter
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Sepatu Hak Tinggi Sebabkan Gangguan Otot Kaki
- Bahasa Misterius Ditemukan Dalam Tablet Kuno
- Jatuhnya Sukhoi "Human Error," Kegagalan Teknis atau Faktor Cuaca?
- Belenggu Hati
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Kisah Kaisar Liang Wu

Dahulu kala, ketika Kaisar langit sedang turun ke bumi mengelilingi bumi, keadaan tanah dan alam jauh lebih baik dari sekarang.


Mozilla Firefox