| Kuba Bebaskan Pembangkang Yang Ditahan Pekan Lalu |
| Ditulis oleh Era Baru News | Selasa, 09 Februari 2010 |
|
Havana - Kuba telah membebaskan lima orang terakhir dari kelompok yang terdiri 35 pembangkang yang ditahan pekan lalu, karena melakukan demonstrasi atas nama anti wajib militer, kata satu kelompok hak asasi manusia (HAM) Kuba Senin (8/2). "Tiga pembangkang terakhir yang ditahan sejak Rabu telah dibebaskan Ahad" sedangkan dua orang lainnya dibebaskan Jumat dan Sabtu, kata Direktur Komite untuk HAM dan Rekonsiliasi Nasional (CCDHRN), Elizardo Sanchez, kepada AFP. Kepolisian Kuba menahan dan memenjarakan 35 pembangkang politik dalam pekan ini di kota timur Camaguey, ketika mereka berdemo mendukung Orlando Zapata, yang menurut Amnesti Internasional adalah narapidana wajib militer. Dia telah dijebloskan ke dalam penjara sejak 2003. Para pemrotes tersebut dipenjarakan singkat, kemudian 30 lainnya dibebaskan. Para demonstran tersebut memprotes `perlakuan kejam dan tidak manusiawi` terhadap Zapata. CCDHRN mengatakan, pihaknya prihatin atas kesehatan Zapata, dan menyeru dia dibebaskan tanpa syarat. Pada laporan tahunan organisasi itu Januari lalu, kelompok tersebut mengatakan, bahwa ada 201 tahanan politik di Kuba. Namun penguasa negara pulau yang berhaluan komunis itu membantah, bahwa tidak ada tahanan politik di negaranya. Kecuali tentara bayaran yang didanai Amerika Serikat, yang dipenjarakan karena mengancam keamanan nasional Kuba, katanya.(ant/sys) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Cerita Tentang Einstein
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Kepala Babi Kembali Ditemukan di Depan Masjid
- Tahun Naga, Tahun Perubahan







Mozilla Firefox