| Gempa Chili Telah Memperpendek Rentang Hari |
| Ditulis oleh Erabaru News | Kamis, 04 Maret 2010 |
|
Namun anda mungkin tidak menyadari, karena hanya sekitar satu-milyar per detik. Richard Gross mengungkapkan bencana itu telah memperpendek rentang hari sekitar 1,26 mikrodetik (satu mikro detik=seperjuta detik). Gempa berkekuatan 8,8 skala ricther telah mengguncang negara Amerika Selatan itu pada Sabtu (27/2), yang menewaskan sedikitnya 795 orang dan melukai ratusan lainnya. Gempa akan menggeser poros Bumi sekitar 8cm.
Ia mengklaim sejumlah perubahan perhitungan rentang hari besifat permanent. Namun, Mr. Gross menambahkan, “Perubahan-perubahan itu sangat, sangat kecil.” Rentang hari adalah waktu yang dibutuhkan planet Bumi untuk ber-rotasi 86.400 detik atau 24 jam. Gempa bumi dapat mengakibatkan Bumi ber-rotasi lebih cepat dengan mendorong sebagian massa yang lebih dekat dengan poros Bumi, sama seperti pemain skater es yang dapat mempercepat putaran pada lengan mereka. Sebaliknya, sebuah gempa dapat memperlambat rotasi dan memperpanjang rentang hari jika meredistribusi massa menjauh dari poros bumi, imbuh Mr. Gross. (Erabaru/DM/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi
- Tahun Naga, Tahun Perubahan

Gempa Chili telah memperpendek rentang hari dengan perputaran Bumi yang lebih cepat, menurut para ilmuwan NASA.
Seperti dilansir Daily Mail, Mr Gross dari Jet Propulsion Laboratory NASA, di Pasadena, California, mengatakan gempa Sumatera yang berkekuatan 9,1 skala ricther pada 2004 silam, juga telah memperpendek rentang hari sekitar 6,8 mikrodetik. 





Mozilla Firefox