| Sekjen PBB Frustasi Terhadap Israel |
| Ditulis oleh Era Baru News | Jumat, 12 Maret 2010 |
|
"Sekretaris Jenderal PBB sangat frustrasi seperti yang juga dirasakan oleh para pemimpin Palestina dan anggota Liga Arab terhadap pernyataan Israel soal pembangunan unit-unit permukiman baru di Jerusalem Timur," kata Juru Bicara Sekjen PBB, Martin Nesirky, ketika menjawab pertanyaan wartawan di Markas Besar PBB, New York, Kamis (11/3). Sebelumnya Sekjen Ban Ki-moon dan masyarakat internasional, termasuk Amerika Serikat, telah menyatakan mengutuk [pengumuman Israel. Kementerian Dalam Negeri Israel awal pekan ini mengumumkan bahwa pihaknya telah menyetujui rencana pembangunan 1.600 rumah baru di Jerusalem Timur. "Pembangunan permukiman itu melanggar hukum internasional dan bertolak belakang dengan kewajiban Israel menyangkut Peta Jalan, serta mengganggu proses perdamaian," kata Ban. Atas tindakan Israel itu, kata Nesirsky, PBB telah menyampaikan protes kepada Pemerintah Israel. "Kita (PBB, red) juga melakukan kontak dengan pimpinan Palestina dan menyarankan mereka untuk terus berupaya menjalankan negosiasi-negosiasi tidak langsung," kata Nesirky. Peta Jalan yang disahkan oleh kelompok Kuartet --yang terdiri atas PBB, Uni Eropa, Amerika Serikat dan Rusia, menyerukan terbentuknya dua negara, yaitu Israel dan Palestina, yang hidup berdampingan secara aman dan damai. Sekjen PBB pada pekan depan dijadwalkan akan menghadiri pertemuan kelompok Kuarten di Moskow, Rusia. Kehadirannya di pertemuan itu akan dilanjutkan dengan lawatan ke Israel, Tepi Barat dan Jalur Gaza.(ant/sys) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi
- Tahun Naga, Tahun Perubahan

New
York - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa
Ban Ki-moon kembali menyatakan kekecewaan mendalam terhadap rencana
perluasan permukiman oleh Israel di Jerusalem Timur.





Mozilla Firefox