| Prudential Tidak Capai Target, Alih AIG Asia |
| Ditulis oleh Epochtimes | Sabtu, 13 Maret 2010 |
|
NEW YORK — Prudential Plc, perusahaan asuransi Inggris terbesar, melaporkan keuntungan penuh tahun 2009 yang meleset dari perkiraan analis seiring perusahaan mengumumkan pada Senin (01/03) bahwa mereka akan membeli perusahaan asu-ransi Asia, American International Group. Menurut perusahaan, laba bersih yang diraup pada 2009 mencapai 676 juta poundsterling (1 milyar dolar AS), meningkat 34 persen dibanding 2008. Namun keuntungan tersebut meleset dari target yang disurvei Bloomberg, yaitu keuntungan rata-rata sebanyak 1,0 milyar poundsterling. Pendapatan di Inggris menurun 11 persen pada 2009, sebuah refleksi masih lemahnya ekonomi di Inggris. “Hal ini mencerminkan keputusan kami untuk berfokus pada nilai daripada volume, yang secara signifikan menyebabkan turunnya bisnis anuitas grosir, anuitas perorangan dan pensiun perusahaan, sebagian diimbangi dengan penjualan yang lebih tinggi dengan laba obligasi. Strategi kami memungkinkan kami untuk menghasilkan modal surplus untuk investasi modal dalam peluang yang lebih menguntungkan bagi grup,” ujar CEO Prudential Tidjane Thiam dalam sebuah pernyataan. Perusahaan menargetkan Asia sebagai mesin pertumbuhan bagi perusahaan. “Asia adalah mesin pertumbuhan perusahaan masa depan, terutama pertumbuhan ekonomi yang cepat di Asia Tenggara,” kata Thiam. “Kuartal keempat 2009 melihat rekor penjualan di Asia, naik 42 persen dari kuartal ketiga 2009, seiring pemulihan berjalan.” Asia telah menjadi pengendali bagi pertumbuhan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir seiring pemikiran konsumen semakin cerdas dalam hal membeli instrumen keuangan dan produk-produk asuransi. “Jauh di waktu lalu ada skeptisme, terutama di kalangan orang Tionghoa, dalam hal mengambil asuransi jiwa, karena dalam arti tertentu dianggap tabu, seperti menghendaki kematian” ujar Thiam dalam sebuah wawancara dengan televisi BBC. “Asuransi jiwa bukanlah yang teratas dalam daftar kebutuhan investasi dan persyaratan perlindungan bagi kebanyakan orang.” Membeli AIA Prudential pada Senin (01/03), mengumumkan kesepakatan dengan perusahaan asuransi bermasalah AIG yang berbasis di New York untuk membeli AIA, asuransi jiwa Asia milik AIG, sebesar 35,5 milyar dolar AS. Kesepakatan akan dibayar dengan 25 milyar dolar AS dalam bentuk tunai dan sekitar 10,5 milyar dolar dalam bentuk saham dan surat berharga. Untuk melunasi pembelian, Prudential mengumumkan penawaran 20 milyar dolar hak-hak dan 5 milyar dolar penjualan obligasi. Bagi AIG, penjualan AIA adalah yang terbesar sejak talangan bersejarah pada 2008 di mana perusahaan AS berusaha menjual beberapa bagian perusahaan demi mengumpulkan uang untuk melunasi pembayar pajak AS. Thiam menyebut akuisisi ini sebuah “kesempatan unik” untuk menciptakan salah satu perusahaan asuransi terbesar di Asia. “Bisnis gabungan akan menjadi perusahaan asuransi terbesar di tujuh negara besar Asia,” Thiam mengatakan dalam sebuah pernyataan, mengacu pada perusahaan baru ini akan menjadi pemimpin pasar di Hong Kong, Singapura, Thailand, Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Filipina. Setidaknya dua analis memangkas rating saham Prudential di London di tengah kekhawatiran terhadap isu hak-hak akan menipiskan saham Prudential. “Tidak ada yang tahu persis apa yang terdapat dalam AIA atau bagaimana AIA menguntungkan, atau bagaimana AIA bertumpang tindih dengan bisnis Pru yang ada,” Kevin Ryan, seorang analis ING, mengatakan kepada BBC. AIG, yang kini 80 persen sahamnya diambil alih pemerintah (setelah mendapat bantuan penyelamatan dari pemerintah pusat sebesar 182,5 milyar dolar AS pada September 2008), mengatakan Jumat (26/02) bahwa pihaknya kehilangan hampir 9 milyar dolar AS pada kuartal keempat 2009. (Antonio Perez/The Epoch Times/val)
|
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi
- Tahun Naga, Tahun Perubahan







Mozilla Firefox