| Banjir Pakistan Surut, Resiko Penyakit Tetap Tinggi |
| Ditulis oleh Oleh: Andrey Volkov | Kamis, 02 September 2010 |
|
Martin Nesirky juru bicara PBB berbicara kepada wartawan pada Selasa bahwa akan memakan waktu berbulan-bulan untuk membangun klinik, pusat kesehatan, dan infrastruktur publik lainnya. Menurut UNICEF, risiko kesehatan utama di negara ini antara lain infeksi kulit, malaria, dan bahkan gigitan ular dan anjing. Anthony Lake, Direktur Eksekutif UNICEF, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa jutaan anak-anak beresiko tinggi terkena penyakit yang bersumber dari air dan tingkat gizi yang buruk. "Ada kemungkinan penyakit gelombang kedua dan kesengsaraan bagi jutaan keluarga, terutama yang paling rentan adalah anak-anak dan perempuan," kata Lake. Kordinator PBB untuk Pakistan Mahessar mengatakan kepada Jaringan Informasi Regional Terpadu PBB bahwa nutrisi untuk anak-anak adalah perhatian utama, karena untuk para pengungsi terutama sebagian besar tersedia makanan untuk orang dewasa. Banjir telah menyapu desa-desa, tanaman dan properti. Tugas raksasa untuk organisasi bantuan adalah menjangkau mereka yang terkena dampak banjir di daerah-daerah. (EpochTimes/dia) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi
- Tahun Naga, Tahun Perubahan

Pakistan - Bencana banjir di Pakistan mulai surut. Namun tantangan dari upaya bantuan kemanusiaan tetap besar karena jutaan orang terlantar, lapar, dan berisiko terkena penyakit.





Mozilla Firefox