Era Baru News >> Internasional >> Internasional >> Pengadilan Rusia Perpanjang Hukuman Pengusaha Minyak
Pengadilan Rusia Perpanjang Hukuman Pengusaha Minyak
Ditulis oleh Oleh: Andrey Volkov Senin, 03 Januari 2011

alt

Sebuah pengadilan di Moskow Kamis memperpanjang masa penahanan dari mantan pemilik perusahaan minyak Mikhail Khodorkovsky dan rekannya, Platon Lebedev, dengan masing-masing 14 tahun.

Human Rights Watch mengecam penahanan tersebut mengatakan hal itu bermotif politik.

"Penahanan itu merupakan pukulan terhadap aturan hukum di Rusia," kata pejabat direktur organisasi untuk Eropa dan Asia Tengah, Rachel Denber, dalam sebuah pernyataan. "Segala sesuatu tentang tuntutan dan persidangan menunjukkan bahwa kasus terhadap dirinya adalah politik."

Khodorkovsky dan Lebedev pertama kali ditahan pada tahun 2003 dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara pada tahun 2005. Sebelum penangkapannya, Khodorkovsky menjalankan Perusahan Minyak Yukos, salah satu perusahaan terbesar dan paling sukses di Rusia, mengajukan tantangan kepada otoritas kemudian presiden dan sekarang Perdana Menteri Vladimir Putin.

Kasus terhadap Khodorkovsky telah menjadi isu profil tingkat tinggi di Rusia selama beberapa tahun terakhir di sebuah negara otoriter, dimana politik dan sistem peradilan terkait erat.

Putusan bersalah tersebut sesuai dengan kritik internasional dimana Kementerian Luar Negeri Rusia bereaksi dengan terus terang menuduh negara-negara lain mencoba untuk campur tangan ke dalam sistem peradilan domestik.

"Upaya untuk menerapkan tekanan ke pengadilan tidak dapat diterima. Kami berharap bahwa setiap orang akan menjaga bisnisnya sendiri di rumah dan di arena internasional," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Kasus Khodorkovsky adalah juga dipandang sebagai ujian apakah Presiden Rusia Dmitry Medvedev dapat merekonstruksi sistem pidana negara dan efektif mengatasi korupsi. (Epoch Times/dia)