Era Baru News >> Internasional >> Internasional >> Artefak King Tut Rusak Selama Protes
Artefak King Tut Rusak Selama Protes
Ditulis oleh Oleh: Jack Phillips Rabu, 02 Februari 2011

alt

Sebuah patung di galeri King Tutankhamun rusak pada akhir pekan sebagai akibat dari kerumunan demonstran yang melompati dinding pada Museum Mesir di Kairo.

Sekitar 50 orang ditahan di museum yang memiliki banyak harta nasional Mesir yang berasal dari masa firaun, menurut The Associated Press Senin (31/1).

Sekitar 1.000 orang memanjat dinding di sisi timur museum pada hari Jumat, menurut Zahi Hawass, sekretaris jenderal Dewan Tertinggi Kepurbaan.

"Mereka masuk ke galeri Periode Akhir, tetapi ketika mereka tidak menemukan emas, mereka merusak tiga belas vitrines dan melemparkan barang antik ke lantai," kata Hawass di blog-nya.

Para penjarah kemudian masuk galeri Tutankhamun dan membuka sebuah peti.

"Para penjahat menemukan sebuah patung raja diatas macan kumbang, mereka memecahkannya, dan melemparkannya ke lantai," katanya.

Hawass menambahkan bahwa semua kerusakan bisa direstorasi.

Akibatnya, seperti dilansir AP, Mesir mengerahkan polisi dan tentara ke museum untuk mengamankan artefaknya. Penembak jitu memposisikan diri di atap dan pasukan berpatroli dibawah karena protes dan kerusuhan terus berkembang di seluruh negara Afrika Utara tersebut.

Pada hari Minggu, seorang pejabat yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan kepada AP bahwa sekitar tiga lusin pria mencoba masuk ke museum dan lebih dari 15 orang berusaha untuk melakukan hal yang sama pada hari Senin.

Hawass berjalan melewati museum pada hari Senin. "Jika museum ini aman, Mesir aman," kata Hawass kepada AP.

Tutankhamun, seorang raja muda yang memerintah dari 1333 sampai 1324 SM, telah mendapat perhatian di seluruh dunia sejak orang Inggris, Howard Carter dan George Herbert menemukan makam Tutankhamun hampir utuh pada tahun 1922 di Lembah Para Raja Mesir. Raja meninggal pada usia 18 tahun karena malaria. (EpochTimes/dia)