|

Delapan puluh lima pemuda dipastikan tewas dalam pembantaian penembakan di Pulau Utoya Norwegia yang diikuti serangan bom mematikan di markas pemerintah di pusat kota Oslo pada Jumat (22/7). Tujuh orang tewas dalam ledakan yang menbuat pusat kota dalam kekacauan.
Pada konferensi pers yang diadakan pada pukul 3:30 pagi waktu setempat, kepala polisi Oystein Maeland mengkonfirmasi kematian dan mengatakan dia tidak dapat menjamin bahwa jumlah kematian tidak akan bertambah.
"Ini adalah situasi yang mempengaruhi kita semua," kata Maeland, menurut siaran TV nasional Norwegia NRK.
Para pemuda sedang menghadiri kamp musim panas dari para pemuda Partai Buruh yang berkuasa. Perdana Menteri Jens Stoltenberg dijadwalkan mengunjungi kamp Sabtu (23/7).
Seorang pria 32 tahun diidentifikasi sebagai Anders Behring Breivik ditangkap setelah penembakan itu dan dia diduga bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut.
Breivik tiba di pulau mengenakan seragam polisi dan memanggil sekelompok dalam kamp - lalu tembakan ditujukan pada mereka. Beberapa pemuda mencoba berenang untuk melarikan diri dari pulau tersebut. Warga diberitahu telah terjadi penembakan dan siapa saja yang punya perahu dihimbau untuk membantu menyelamatkan para perenang. NRK menangkap foto mayat di tepi pantai.
Lise Berit Aronsen dan Ole Haugen, yang berlibur dekat pulau, memutar perahu mereka untuk pencarian korban. Mereka mendengar panggilan dari empat perenang, dua perempuan dan dua anak laki-laki, dan menyelamatkan mereka. "Mereka kehabisan energi," kata koran Norwegia VG Aronsen.
Perdana Menteri Jens Stoltenberg bersumpah untuk "menemukan pelaku"
"Kami tidak akan membiarkan mereka untuk menghancurkan kita, dan menghancurkan demokrasi kita. Kami adalah negara kecil tapi kami bangga," kata Stoltenberg dalam surat kabar Aftenposten. Para pemimpin negara-negara lain, termasuk Presiden Obama dan Kanselir Jerman Angela Merkel mengutuk serangan ini.
Motif pelaku belum jelas, tapi media Norwegia mengungkapkan bahwa ia terhubung ke sebuah kelompok ekstremis di bagian timur negara itu. Dia secara teratur meninggalkan komentar di forum politik Norwegia situs web Document.no.
Posting terbaru pada akun Twitter-nya, Breivik menulis "Satu orang dengan keyakinan adalah sama dengan kekuatan 100.000 yang memiliki kepentingan saja."
NRK melaporkan bahwa Breivik memiliki dua senjata terdaftar di bawah namanya, dan memiliki perusahaan sendiri yang membeli dan menjual bahan makanan.
"Ini adalah tantangan terbesar bagi kita setelah perang dunia," kata Kari Henriksen, seorang politikus papan atas Partai Buruh.
Semua media besar Norwegia menggunakan setidaknya dua kali lipat halaman utama untuk laporan utama mereka terkait dengan serangan tersebut. (EpochTimes/sum) |